Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Hari Santri 2026 di Pemalang: Ustadz Das’ad Latif Hadir, Pemkab Kucurkan Hibah Mobil dan Insentif Marbot

Joko Longkeyang
2
×

Hari Santri 2026 di Pemalang: Ustadz Das’ad Latif Hadir, Pemkab Kucurkan Hibah Mobil dan Insentif Marbot

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Ribuan warga masyarakat memadati kawasan Alun-alun Pemalang untuk menghadiri Pengajian Umum dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026, Senin malam (19/10/2026). Perhelatan keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan penceramah kondang asal Sulawesi Selatan, Ustadz Das’ad Latif.

​Acara puncak peringatan Hari Santri ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang Nurkholes, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Kepala Kejaksaan Negeri Rina Idawani, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah Bagus Sutopo, Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua PCNU, jajaran Asisten Sekda, para Kepala OPD, tokoh agama, ASN Pemkab Pemalang, serta masyarakat luas.

​Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes menyampaikan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam memperkuat ekosistem keagamaan dan mendukung kemajuan pondok pesantren di daerah.

Baca Juga :  Sambut Siswa Baru, Camat Comal Puji Konsep Sekolah Hijau SDN 2 Purwosari

​Sebagai wujud dukungan konkret, Pemkab Pemalang telah menyalurkan bantuan hibah berupa 8 unit mobil operasional untuk pondok pesantren pada tahun 2025. Alokasi dukungan tersebut berlanjut pada tahun anggaran 2026 dengan menyiapkan 6 unit mobil operasional tambahan, bantuan finansial untuk 1.000 marbot masjid masing-masing sebesar Rp1 juta, insentif khusus bagi guru ngaji, hingga jaminan perlindungan sosial bagi pekerja rentan.

​”Oleh karena itu, kita harus terus mendukung pesantren agar melahirkan generasi yang tidak hanya memahami agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya melalui kejujuran, amanah, kepedulian, dan pengabdian nyata,” tegas Nurkholes.

Baca Juga :  Lahan Bambu Kalitorong Pemalang Terbakar, Warga dan Babinsa Bahu-membahu Padamkan Api

​Ia menekankan bahwa keberadaan pondok pesantren dan para santri merupakan pilar penting dalam menjaga moralitas serta memperkokoh pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Pemalang.

​”Pada malam yang penuh berkah ini, saya berharap pengajian umum yang kita ikuti akan menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sebab, kekuatan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan pembangunannya, tetapi juga dari Hablum Minallah dan Hablum Minannas,” tambahnya.

​Suasana pengajian berlangsung hangat dan penuh antusiasme saat Ustadz Das’ad Latif memberikan tausiyah berbalut pesan-pesan moral yang menyejukkan, mengajak seluruh jemaah untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan santri dalam memperkuat persatuan bangsa dan menjaga ketenteraman daerah.( Joko Longkeyang).