Berita UtamaDaerahPemalang

Resmi Dimulai! Pembangunan 11 Jembatan Garuda Merah Putih di Pemalang

Joko Longkeyang
5
×

Resmi Dimulai! Pembangunan 11 Jembatan Garuda Merah Putih di Pemalang

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id – Langkah nyata memperkuat infrastruktur konektivitas perdesaan resmi dimulai di wilayah selatan Kabupaten Pemalang. Pembangunan 11 titik Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Cikadu, Kecamatan Watukumpul, resmi ditandai melalui prosesi doa bersama dan peletakan batu pertama pada Kamis, 15 Oktober 2026.

​Kegiatan bersejarah tersebut dipusatkan di area Jembatan Sungai Jampang, Dusun Tembelang. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Cikadu H. Rukun, Babinsa Koramil 12/Watukumpul Serka Tolani, tim teknisi Fendi Suparno, Kepala Dusun Tembelang Jamal, serta tokoh masyarakat dan para pekerja proyek.

​Proyek strategis ini dirancang untuk menggantikan jembatan-jembatan darurat berbahan kayu yang selama ini menjadi satu-satunya tumpuan mobilitas harian warga. Kondisi struktur kayu yang memprihatinkan kerap membahayakan keselamatan penduduk, terutama saat curah hujan tinggi dan arus sungai meluap.

Baca Juga :  Wabup Pemalang Secara Resmi Buka Job Fair Berbasis Online di RGP Convention Center

​Pembangunan 11 titik jembatan ini tersebar di seluruh aliran sungai vital Desa Cikadu. Lokasi tersebut meliputi Jembatan Sungai Jampang, Sungai Jenggot, Sungai Kuburan, Sungai Bawahan, Sungai Pucung, Sungai Kedung Jlampar, Sungai Karyono, Sungai Sirungkup 1, Sungai Sirungkup 2, Sungai Tasmamati, hingga Sungai Pring Wuluh.

​Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh proses pengerjaan berjalan lancar dan aman. Peletakan batu pertama oleh Kepala Desa Cikadu H. Rukun menjadi simbol dimulainya tahap konstruksi fisik secara serentak di wilayah Cikadu.

Baca Juga :  Khusyuk di Masjid Al Ikhlas, Kodim Pemalang Panjatkan Doa di HUT ke-65 Korem Wijayakusuma

​Kehadiran Babinsa Koramil 12/Watukumpul Serka Tolani menegaskan komitmen TNI dalam mengawal serta mendukung percepatan pembangunan di daerah binaan. Pengawasan berkala bersama pemerintah desa dan tim teknis terus dilakukan guna memastikan kualitas bangunan memenuhi standar keselamatan dan berdaya tahan panjang.

​Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama agar pelaksanaan proyek berjalan tepat waktu. Kehadiran infrastruktur yang permanen ini diyakini tidak hanya meningkatkan keamanan bertransportasi, tetapi juga memicu percepatan roda perekonomian, akses pendidikan, serta konektivitas sosial antardusun di Kecamatan Watukumpul.( Joko Longkeyang).