PEMALANG, Emsatunews.co.id — Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi menggelar perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII berbarengan dengan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) II Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026. Pembukaan ajang bergengsi keagamaan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Kamis (15/10/2026).

Ratusan santri dan qari perwakilan dari berbagai Pondok Pesantren serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Pemalang memadati lokasi acara. Mereka siap bersaing mengukir prestasi terbaik dalam seni membaca Al-Qur’an dan pendalaman kajian kitab kuning.
Mencari Sosok Penerus Maestro KH Muammar ZA
Dalam sambutannya, Sekda Bagus Sutopo secara khusus mengenang kejayaan seni baca Al-Qur’an Pemalang yang pernah melahirkan legenda qari tingkat internasional. Ia mengisahkan sosok KH Muammar ZA, maestro kelahiran Pemalang yang lantunan ayat sucinya diakui dunia dan melekat di hati masyarakat.

Bagus menekankan bahwa pembinaan generasi muda Islam harus digalakkan secara intensif agar potensi besar yang dimiliki anak-anak daerah tidak terhenti.
”Saya yakin anak-anak di Kabupaten Pemalang memiliki bakat yang luar biasa. Jika kegiatan semacam ini sering digelar, kita akan makin banyak menemukan potensi bakat baru. Sehingga ketika menghadapi ajang di tingkat provinsi maupun nasional, kita sudah benar-benar siap,” tegas Bagus Sutopo.
Wadah Mengasah Pemahaman Kitab Kuning
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pemalang, Tarsidik, menyampaikan bahwa penyelenggaraan sinergis antara MTQ dan MQK ini dirancang sebagai ruang fasilitas resmi Pemkab bagi para santri.

Selain menjadi sarana evaluasi kualitas bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini sekaligus menguji kedalaman pemahaman literatur klasik atau kitab kuning di lingkungan pesantren.
”Langkah ini penting untuk memfasilitasi peningkatan kemampuan para santri dan masyarakat luas. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi, membangkitkan kembali prestasi keagamaan Pemalang agar tumbuh dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas,” ungkap Tarsidik.
Gelaran MTQ XXXII dan MQK II ini diharapkan menjadi pijakan awal Pemkab Pemalang dalam menyaring bibit unggul yang siap mewakili kabupaten pada kejuaraan tingkat Jawa Tengah mendatang.( Joko Longkeyang).













