Scroll ke Atas
Berita Utama

Sosialisasi TMMD Sengkuyung di Jatisawit Brebes

52
×

Sosialisasi TMMD Sengkuyung di Jatisawit Brebes

Sebarkan artikel ini
EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Camat Bumiayu Cecep Aji Suganda mengajak kepada masyarakat khususnya Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, agar turut serta mengawal serta mensukseskan hajatan pembangunan desa secara lintas sektoral di desa tersebut.
Hal itu diutarakannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I TA. 2023 di Aula Balai Desa Jatisawit. Rabu siang (3/5/2023).
Menurutnya, kegiatan TMMD di Desa Jatisawit itu merupakan harapan dan keinginan masyarakat yang sudah sejak lama menginginkan kemudahan akses jalan serta efektifitas waktu pada saat mobilisasi antar pedukuhan.
“Saya harapkan agar kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I di Desa Jatisawit yang akan dibuka secara resmi pada 10 Mei 2023 di Lapangan Dukuh Tegong, dapat berjalan lancar sesuai waktu yang diberikan yaitu 30 hari,” ujarnya.
Lanjutnya, tujuan TMMD adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam pemerataan infrastruktur (fisik) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya (non fisik) serta dalam memantapkan kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat.
Cecep juga mengajak segenap jajarannya untuk maksimal khususnya dalam pembangunan non fisik/SDM masyarakat Jatisawit, yaitu dalam kegiatan-kegiatan penyuluhan-penyuluhan, sosialisasi-sosialisasi, maupun pelatihan-pelatihan.
Hal senada disampaikan Dedi Susilo Wibowo S.Pd selaku Kepala Desa Jatisawit, bahwa sasaran utama dari program TMMD Sengkuyung itu yakni pembuatan jalan baru sebagai pendekat antara Dukuh Purbanala dan Dukuh Kalibata sepanjang 982 meter, dan juga renovasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) milik warga kurang mampu sebanyak 3 unit.
TMMD itu merupakan kegiatan gotong-royong murni tanpa upah untuk memajukan desanya. Oleh karena itu pihaknya juga mengajak partisipasi aktif warganya untuk bahu-membahu bergotong-royong membantu TNI dalam pengerjaan sasaran tersebut.
“Sangat jelas bahwa manfaat jalan yang sedang dibangun dalam tahap pra TMMD itu, selain akan memperlancar mobilitas warga juga diharapkan meningkatkan perekonomian,” tegasnya.
Sebagai kegiatan pokok yaitu penyampaian materi sosialisasi dari Dispermades Kabupaten Brebes (Martimo) dan Staf Teritorial Kodim 0713 Brebes (Kapten Infanteri Surikan).
Untuk diketahui, pekerjaan fisik jalan dimaksud adalah makadam rabat beton shandseed sepanjang 405 meter, peningkatan jalan dengan rabat ton shandseed sepanjang 247 meter, kemudian pekerjaan rabat beton 188 meter dengan lebar 2,5 meter, serta rabat beton sepanjang 142 meter lebar 1 meter.
Kemudian untuk pekerjaan penguat jalan tersebut meliputi drainase kanan-kiri jalan sepanjang 240 meter lebar 60 centimeter dan tinggi 40 centimeter, drainase 110 meter lebar 40 centi meter dan tinggi 30 centimeter, talud jalan 16 meter, kemudian plat duiker 4 meter lebar 70 centimeter, serta gorong-gorong (riol) 3 meter lebar 80 centimeter.
Dengan adanya akses jalan tembus baru itu akan memangkas jarak tempuh warga kedua dusun yang sebelumnya harus memutar sepanjang kurang lebih 2 kilometer.
Sebagai pekerjaan fisik tambahan yakni pembuatan posko siaga banjir (3×3 meter) di dekat Lapangan Dusun Tegong untuk memantau debit air di Sungai Pemali.
Kemudian untuk progres pekerjaan di tahap Pra TMMD yang telah dimulai sejak 30 April 2023 lalu, yaitu pemadatan jalan mulai dari Dusun Purbanala (diatas 50 meter).
Sedangkan untuk anggaran program TMMD bersumber dari APBD fisik provinsi dan APBD fisik kabupaten. (Aan/red)

Baca Juga :  Bakamla RI Jadi Pembicara Forum Ke-8 SEAMLE