EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES, – Longsor kembali terjadi di lokasi proyek pelebaran jalan provinsi di Jalan Naruh, Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, pada Minggu (8/11/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Jalan tersebut merupakan jalur penghubung utama antara Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, menuju Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
Material longsor yang jatuh dari tebing di sisi jalan yang sedang dilakukan pelebaran menimpa pengendara sepeda motor dan satu unit mobil yang tengah melintas di lokasi kejadian.
Korban Luka, Penumpang Avanza Selamat
Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara sepeda motor Yamaha N-Max mengalami luka-luka. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Bumijawa untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, satu unit mobil Toyota Avanza yang juga melintas di lokasi turut tertimpa material longsor. Beruntung, seluruh penumpang di dalam mobil tersebut dilaporkan dalam kondisi aman.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti bagaimana pertanggungjawaban pihak kontraktor pelaksana proyek atas peristiwa tersebut.
Lokasi Rawan, Sehari Sebelumnya Truk Molen Terguling
Warga menyebut, lokasi tersebut memang rawan longsor, terlebih saat pekerjaan pelebaran jalan sedang berlangsung.
Sebelumnya, “kata salah satu warga masyarakat” menuturkan, di lokasi yang sama juga sempat terjadi kecelakaan yakni sebuah truk molen terguling. Rangkaian kejadian tersebut membuat warga dan pengguna jalan semakin khawatir melintasi jalur Naruh-Batursari.
“Kami berharap pihak Dinas PU Provinsi Jawa Tengah selaku pemilik proyek, bersama kontraktor pelaksana, segera melakukan evaluasi keselamatan, pemasangan rambu peringatan, serta penanganan tebing yang rawan longsor agar tidak kembali memakan korban.” ucapnya, pada awak media penuh harap.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Untuk sementara, pengguna jalan yang melintas dari Bumijawa menuju Sirampog maupun sebaliknya, diimbau untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memperhatikan kondisi cuaca, terutama saat hujan.
Pihak terkait masih dimintai keterangan lebih lanjut terkait kronologi lengkap dan langkah penanganan pasca kejadian.***













