Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Akses Jalan Baru Dibuka, TMMD Sengkuyung IV di Desa Gunungbatu Pemalang Resmi Dimulai

Joko Longkeyang
4
×

Akses Jalan Baru Dibuka, TMMD Sengkuyung IV di Desa Gunungbatu Pemalang Resmi Dimulai

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali terwujud nyata dalam upaya percepatan pembangunan kawasan pedesaan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 Kodim 0711/Pemalang resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Sepak Bola Dukuh Bantarjati, Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

​Upacara pembukaan bertema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, S.STP., M.AP., selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Bupati Pemalang. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 11/Belik, Kapten Cpm Suwaryo.

​Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., Kasdim Mayor Kav Agus Solikhin, perwakilan Kapolres Pemalang Kompol Amin Mezi, S.H., M.H., serta unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Yonif TP 437/Satria Benowo, Satpol PP, Dinpermasdes, Forkopimcam Bodeh, dan jajaran kepala desa se-Kecamatan Bodeh. Hadir pula perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim 0711/Pemalang, Bhayangkari, serta jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.

Baca Juga :  Sambungkan Semangat Belajar Pascabanjir, Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan Pendidikan dan Logistik di Langkat

​Rangkaian prosesi pembukaan diawali dengan penghormatan pasukan, laporan kesiapan pelaksanaan oleh Sekretaris Satgas, penandatanganan naskah kerja sama program antara pemerintah daerah dan Dansatgas, hingga penyerahan program secara simbolis. Penanda dimulainya kegiatan ditandai secara resmi lewat pemukulan gong, penyematan tanda peserta, penyerahan sarana kerja, pembacaan amanat, dan doa bersama.

​Dalam amanat Bupati Pemalang yang dibacakan oleh Sekda Bagus Sutopo, ditegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama mewujudkan kemajuan daerah. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mempererat jalinan kolaborasi lintas instansi dan memperkokoh nilai gotong royong di tengah masyarakat.

​TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 12 November 2026. Pelaksanaan program didukung oleh pengalokasian anggaran dari Pemerintah Kabupaten Pemalang sebesar Rp229.700.000 dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp246.000.000.

​Pembangunan fisik menitikberatkan pada pembukaan jalan baru sepanjang 677 meter, pengerjaan dua titik rabat beton sepanjang 336 meter, pembangunan talud sepanjang 116 meter, pembuatan satu unit plat deker, serta pemasangan dua unit gorong-gorong buis beton. Seluruh infrastruktur ini dirancang untuk memperlancar aksesibilitas dan mendukung roda perekonomian warga Desa Gunungbatu.

Baca Juga :  Wakil Bupati Brebes Berharap Desa Siaga KIBBL Bisa Menekan AKI dan AKB

​Selain sasaran fisik, TMMD juga mengagendakan beragam sosialisasi nonfisik. Materi edukasi mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum terpadu, pencegahan gangguan kamtibmas dan bahaya narkoba, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, pencegahan stunting, pelayanan KB, penyuluhan pertanian, mitigasi bencana, sosialisasi UU Perkawinan, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga penataan administrasi kependudukan.

​Setelah upacara usai, Dansatgas TMMD menyampaikan paparan rencana kerja secara terperinci. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi sasaran fisik serta Gedung KDKMP di Dukuh Bantarjati oleh jajaran Forkopimda dan tamu undangan.

​Melalui kemanunggalan TNI bersama masyarakat dan pemerintah daerah, program ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan serta kemandirian masyarakat pedesaan di Kabupaten Pemalang. ( Joko Longkeyang).