EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Warga RT. 06/06 Desa Taraban digegerkan penemuan seorang warga dalam kondisi menggantungkan diri di dalam rumah orang tuanya, Selasa (4/10/2022).
Keterangan yang dihimpun menyebutkan penemuan korban berawal rekan korban Kaid (45) bersama Warso bin Kasam (53) warga Dukuh Tuban RT. 06/02, Desa Taraban sekitar pukul 07.30 WIB mendatangi dan ingin bertemu dengan korban Wasrip (48) di rumah orang tuanya dan berusaha untuk mencarinya melalui pintu samping dan terkejut mereka menemukan korban sudah menggantung di sebuah galang rumah yang terbuat dari bambu, kemudian Wasro yang pertama kali melihat korban menjerit sambil menangis dan mengabarkan ke warga sekitarmya. Kemudian memberi tahu warga sekitarnya dan langsung diteruskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek dan Koramil Paguyangan.
Beberapa saat kemudian sekitar pukul 08.15 WIB petugas Polsek/Koramil Paguyangan dan medis dari Puskesmas Paguyangan yang dipimpin Kapolsek Paguyangan tiba di TKP guna melakukan cek kondisi korban dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.
Menurut penuturan pihak keluarga, korban selama ini telah berpisah ranjang dan diusir oleh istrinya yang diduga faktor ekonomi.
Selain itu korban pernah gagal mencalonkan diri sebagai Kepala Desa dan setelah itu ada problem dalam rumah tangganya.Diduga korban frustasi dan putus asa menghadapi kenyataan tersebut hingga korban nekat akhiri hidupnya dengan gantung diri.
Sertu Edi A Hataul selaku anggota Babinsa desa setempat membenarkan kejadian ini namun untuk kebenaran kasus gantung diri ini selanjutnya masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga menilai kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.
Sementara kondisi mayat korban serahkan kepihak keluarganya untuk segera dimakamkan – (imam)
















