Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebes

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Desak Pejabat Publik Tunjukkan Integritas

Eryanto
22
×

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Desak Pejabat Publik Tunjukkan Integritas

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEW.CO.ID, SemarangGubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan respons tegas terkait penetapan status tersangka Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Syamsul terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim penindakan KPK pada Jumat (13/3/2026).

Advertisement

Luthfi mengatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut, mengingat rentetan kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Jawa Tengah belakangan ini. Sebelumnya, KPK juga telah memproses hukum Bupati Pekalongan Fadia Arafiq serta Bupati Pati Sudewo dalam perkara yang berbeda.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ajak Investor Tiongkok Garap 3 Proyek Raksasa

“Ini jadi pelajaran bagi pejabat publik agar punya integritas tinggi. Sudah saya ulang-ulang, saya tekankan, integritas tidak hanya di mulut tapi wujudkan dengan perbuatan,” ujar Luthfi usai menghadiri agenda silaturahmi buka bersama elemen masyarakat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026).

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama ini telah berupaya maksimal menjaga tata kelola pemerintahan melalui berbagai forum koordinasi dengan bupati dan wali kota.

Baca Juga :  Peduli Kelestarian Hutan Lindung Di Kawasan Guci Anggota PWI Jawa Tengah Tanam Bibit Pohon Pinus dan Mahoni

Ia meminta agar peristiwa ini menjadi evaluasi serius bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pimpinan daerah di wilayahnya.

“Clear and good governance harus jadi napas Bupati, Wali Kota, termasuk ASN,” tegasnya.

Penangkapan Bupati Cilacap ini menambah daftar panjang intervensi hukum KPK di Jawa Tengah sepanjang tahun 2026.

Hingga saat ini, pihak KPK masih melakukan pendalaman terkait detail perkara dan barang bukti yang disita dalam operasi senyap tersebut.*** (Restu AP)