Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan jaminan kesiapan jalur tengah yang menghubungkan Pemalang, Purbalingga, hingga Banyumas untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah menginstruksikan percepatan perbaikan infrastruktur agar para pemudik dapat melintas dengan rasa aman dan nyaman.
Fokus penanganan dilakukan pada sejumlah titik krusial melalui proyek betonisasi dan pengaspalan ulang. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meminimalisasi risiko kecelakaan dan hambatan lalu lintas selama masa libur Idulfitri.
Betonisasi dan Perawatan Rutin
Pekerjaan fisik yang sedang dikebut meliputi betonisasi di ruas Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Selain itu, pengaspalan ulang juga dilakukan mulai dari ruas Belik hingga Bobotsari, Purbalingga. Tak hanya proyek besar, tim di lapangan juga rutin melakukan penambalan lubang kecil sebagai langkah pemeliharaan preventif.
Pengamat Jalan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap DPUBMCK Jateng, Iwan Daryanto, menyatakan bahwa instruksi Gubernur sangat jelas: jalan harus dalam kondisi optimal sebelum puncak mudik tiba.”Secara umum, jalur Pemalang-Purbalingga-Banyumas sudah dalam kondisi mantap. Penambalan lubang terus kami lakukan agar saat musim mudik nanti benar-benar zero hole,” ungkap Iwan pada Sabtu (14/3/2026).
Urat Nadi Penghubung Pantura dan Jalur Selatan
Jalur ini memiliki peran vital karena menjadi penghubung utama antara wilayah Pantai Utara (Pantura) menuju kabupaten-kabupaten di selatan Jawa Tengah, seperti Cilacap, Banjarnegara, dan Banyumas.
Kualitas jalan yang meningkat ini pun mendapat apresiasi dari para pengguna jalan. Bangkit Prabowo, seorang sopir truk ekspedisi, mengaku kini lebih tenang saat melintas. “Sekarang jalannya jauh lebih bagus. Untuk menghadapi arus mudik nanti, kondisi seperti ini sangat membantu kami yang bekerja di jalan,” ujarnya.
Senada dengan Bangkit, Erik Gunawan, warga setempat, juga merasakan perubahan signifikan di ruas Bantarbolang. “Dulu wilayah ini rusak parah dan sering memicu kecelakaan. Sekarang setelah dibeton, perjalanan jadi lebih lancar dan tenang,” kata Erik.
Target Rampung H-7 Lebaran
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memasang target tinggi agar seluruh pengerjaan fisik di jalur provinsi selesai paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran (H-7). Dengan infrastruktur yang prima, diharapkan arus mudik dan balik tahun 2026 di Jawa Tengah dapat berjalan lebih sukses tanpa kendala infrastruktur berarti.**( Joko Longkeyang).















