Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerah

Salat Eid 2026 di Aula Desa Rempoah, Baturraden, Perpaduan Kekhidmatan dan Semangat Kebersamaan

Eryanto
11
×

Salat Eid 2026 di Aula Desa Rempoah, Baturraden, Perpaduan Kekhidmatan dan Semangat Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id || Banyumas – Dari lereng sejuk Gunung Slamet, tepatnya di kawasan Baturraden, gema takbir Idulfitri mengalun lembut, berpadu dengan rintik gerimis yang menyentuh pagi, Jumat (20/3/2026). Di Aula Balai Desa Rempoah, ratusan jamaah berkumpul dalam satu saf spiritual, menunaikan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Baturraden.

Gema takbir Idulfitri mengalun lembut, berpadu dengan rintik gerimis yang menyentuh pagi oleh ratusan jamaah salat Idul Fitri 1447 di Aula Desa Rempoah Baturraden.

Meski semula direncanakan berlangsung di ruang terbuka Lapangan Akrab, hujan yang turun memaksa pelaksanaan dipindahkan ke dalam ruangan. Namun, cuaca tak mampu meredam semangat. Justru, di tengah keterbatasan itu, tampak keteguhan jamaah dalam merawat nilai-nilai kebersamaan dan keberislaman yang berkemajuan.

Advertisement

Bagi Muhammadiyah Cabang Baturraden, ini bukan sekadar agenda tahunan. Untuk ketiga kalinya digelar di lokasi tersebut, Salat Id menjadi bagian dari denyut dakwah akar rumput untuk menguatkan eksistensi gerakan sekaligus meneguhkan peran sosial-keagamaan di tengah masyarakat. Dipimpin oleh Yahya An Nuhair Al-Hafidz, salat berlangsung khusyuk, menghadirkan keheningan yang sarat makna.

Khutbah Idulfitri disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Faozan Amar, S.Ag., M.M., Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah yang mengangkat tema “Idul Fitri dan Taqwa: Mewujudkan Islam Berkemajuan di Tengah Gejolak Global.” Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa ketakwaan pasca-Ramadan tidak boleh berhenti sebagai ritual personal. “Spirit ketakwaan tidak boleh berhenti di atas sajadah; ia harus bertransformasi menjadi energi penggerak untuk menjawab tantangan zaman. Dakwah Muhammadiyah harus hadir melalui penguatan pilar pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial,” tegas dosen FEB UHAMKA Jakarta tersebut.

Baca Juga :  Animo Warga Adisana Bumiayu Dalam Mendonorkan Darah Sangat Tinggi

Ia juga mengingatkan pesan Al-Qur’an tentang perubahan nasib suatu kaum yang bergantung pada ikhtiar mereka sendiri, sebagaimana terkandung dalam QS Ar-Ra’d ayat 11. Seruan itu diperluas menjadi ajakan untuk membangun kemandirian umat sekaligus merawat solidaritas kemanusiaan global, termasuk dengan mendoakan kemerdekaan Palestina. “Perubahan tidak akan datang tanpa kesungguhan usaha. Karena itu, mari kita rawat ketakwaan dengan kerja nyata, sekaligus meneguhkan solidaritas kemanusiaan dengan mendoakan kemerdekaan Palestina,” ungkap Mantan Ketua PC IMM Banyumas.

Di sisi lain, Sekretaris PCM Baturraden, Nur Khasbi, S.H.I., M.M, menyampaikan permohonan maaf atas perubahan lokasi akibat cuaca, seraya menegaskan komitmen persyarikatan dalam menghadirkan dakwah yang menggembirakan dan mencerahkan. “Kami memohon maaf atas perubahan lokasi karena faktor cuaca. Terima kasih atas kehadiran jamaah yang tetap memadati lokasi dengan penuh kekhidmatan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas pihak, termasuk aparat keamanan, pihak Linmas Desa Rempoah dan KOKAM Suryakusuma Marda Banyuams yang turut menyukseskan kegiatan tersebut, sembari menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan dalam penyelenggaraan. “Kami haturkan terima kasih tulus kepada seluruh pihak yang telah mendukung syiar ini. Kami juga memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan masih terdapat kekurangan. Ikhtiar kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” imbuh Kepala SMP Muhammadiyah Purwojati.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Monitoring Kesiapan Pemungutan Suara Pilkada 2024

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Ketua PCM Baturraden, Bambang Riyanto. Ia mengungkapkan perkembangan pembangunan Masjid Assalam yang terus berjalan dengan semangat gotong royong umat. “Hingga saat ini dana yang terhimpun mencapai sekitar Rp.586 juta dari total kebutuhan tahap pertama sebesar Rp.1,017 miliar. Progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen sejak dimulai pada 15 September 2025,” jelasnya.

Ia menegaskan komitmen transparansi dalam pengelolaan dana umat, sekaligus mengajak jamaah untuk terus berpartisipasi dalam gerakan filantropi melalui Lazismu Baturraden sebagai instrumen kemandirian umat.

Pelaksanaan ibadah pun berjalan tertib dan lancar. Hal ini tidak lepas dari kolaborasi yang mengakar antara aparat keamanan dan elemen masyarakat. Puluhan personel dari Koramil Baturraden dan Polsek Baturraden bersinergi dengan puluhan personel KOKAM Suryakusuma Marda Banyumas serta anggota Linmas Desa Rempoah. Mereka bahu-membahu mengatur arus jamaah, menjaga keamanan, dan memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan nyaman dan kondusif.

Rangkaian ibadah ditutup dengan tradisi musafahah dengan saling bersalaman antarjamaah. Hangatnya genggaman tangan, senyum yang merekah, dan doa yang saling dipanjatkan menjadi penanda bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum mempererat persaudaraan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan sarapan bersama di kediaman Ketua PCM Baturraden, Arif El-Hakim

Dari Baturraden, pesan itu menggema: kemandirian umat bukan sekadar wacana, melainkan ikhtiar bersama yang dijaga oleh dakwah, oleh solidaritas, dan oleh sinergi nyata di tengah kehidupan.***

(Tarqum Aziz-JurnalisMu Banyumas Raya).