PEMALANG, emsatunews.co.id – Harapan baru kini merekah di tengah masyarakat pedesaan Kabupaten Pemalang. Akses transportasi krusial yang sempat terputus total akibat amukan luapan Sungai Comal, kini resmi berdiri kokoh kembali melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026, Kamis (18/06/2026).
Proyek infrastruktur bernilai strategis ini berlokasi di Dusun Siparuk RT 02 RW 04, Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Momentum bersejarah ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, beserta komponen masyarakat dalam mengentaskan isolasi geografis demi mendongkrak kesejahteraan warga lokal.
Hadir langsung dalam agenda sakral tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pemalang Joko Tri Asmoro, S.T., perwakilan Kejaksaan Negeri Aditya, S.H., M.H., jajaran Forkopimcam Belik dan Randudongkal, Kepala Desa Sikasur Kusin, S.Pd., Kepala Desa Karangmoncol Fahrul Rozi, serta ratusan warga Dusun Siparuk yang menyambut antusias.
Dalam kepemimpinan di lapangan, Kepala Desa Sikasur, Kusin, S.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Dirinya menegaskan bahwa jembatan ini merupakan jalur hidup bagi bertemunya aktivitas sosial dua desa, yakni Desa Sikasur dan Desa Karangmoncol.
”Ini adalah sejarah baru bagi kami. Jembatan ini adalah urat nadi anak-anak kami pergi ke sekolah, jalur utama petani membawa hasil bumi, dan motor penggerak ekonomi. Kami haturkan terima kasih mendalam kepada Bapak Presiden RI dan jajaran TNI atas realisasi pembangunan ini,” ujar Kusin dengan penuh semangat.
Senada dengan hal itu, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., melalui Danramil 11/Belik Kapten CPM Suwaryo menyatakan, struktur kokoh jembatan ini lahir dari kekuatan gotong royong dan peluh keringat seluruh elemen yang bersatu padu di lapangan.
”TNI berkomitmen untuk selalu berada di garda terdepan dalam mengatasi kesulitan rakyat di wilayah teritorial. Kami titip jembatan ini, jaga dan rawat bersama agar manfaat jangka panjangnya dapat terus dinikmati oleh anak cucu kita ke depan,” tegas Kapten CPM Suwaryo saat membacakan amanat Dandim.
Sementara itu, Bupati Pemalang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas PUPR, Joko Tri Asmoro, S.T., menekankan bahwa kehadiran fisik Jembatan Perintis Garuda ini secara otomatis akan memangkas waktu tempuh aktivitas warga, memperlancar akses layanan kesehatan, serta menstimulus pertumbuhan sektor ekonomi mikro di kawasan pemukiman.
”Alhamdulillah, penderitaan warga yang selama ini harus bersusah payah menyeberang dan memutar jauh kini telah berakhir. Kerja kolaboratif ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mendasar masyarakat Pemalang,” pungkasnya.
Sebagai simbolis kemenangan gotong royong, prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita di atas jembatan oleh Kepala Dinas PUPR, yang langsung dilanjutkan dengan peninjauan struktur bangunan bersama seluruh elemen forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat.( Joko Longkeyang)?















