Berita UtamaBrebes

Anggota DPRD Jateng Sururul Fuad Ajak Warga Bantarkawung Kawal Pelaksanaan Perda

Eryanto
3
×

Anggota DPRD Jateng Sururul Fuad Ajak Warga Bantarkawung Kawal Pelaksanaan Perda

Sebarkan artikel ini

EMSATUMEWS.CO.ID, BREBES – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Komisi E Fraksi PKS, H. Sururul Fuad, Lc., M.E.I., menggelar Forum Group Discussion (FGD) Peningkatan Kualitas Pengawasan Pelaksanaan Peraturan Daerah di SMP Muhammadiyah Bantarkawung, Jumat (17/7/2026).

 

Advertisement

Kegiatan ini dihadiri Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bantarkawung, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, pimpinan ranting se-Kecamatan Bantarkawung, kepala AUM, serta warga dan simpatisan Muhammadiyah.

Pengawasan Perda Tanggung Jawab Bersama

Dalam pemaparannya, Sururul Fuad menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda bukan hanya tugas DPRD dan pemerintah, tetapi juga masyarakat.

Perda akan berjalan efektif jika masyarakat ikut mengawasi. Partisipasi publik sangat penting agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” ujar Sururul.

Baca Juga :  Panglima TNI: Bukan Dwi Fungsi tapi Multi Fungsi

Ia menjelaskan DPRD memiliki tiga fungsi utama sesuai UU: pembentukan Perda, penyusunan anggaran, dan pengawasan pemerintahan daerah. Ketiganya menjadi fondasi dalam mengawal pembangunan dan pelayanan publik.

Dorongan Politik Santun dan Berintegritas

Pada kesempatan itu Sururul juga mengajak masyarakat cerdas memilih pemimpin. Ia menekankan pentingnya melihat integritas, kapasitas, dan rekam jejak, bukan sekadar iming-iming materi.

“Pemimpin yang lahir dari proses politik sehat akan melahirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Manfaatnya akan dirasakan semua warga, tanpa membedakan pilihan politik,” katanya.

Baca Juga :  Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jadikan Muharram Momentum Filantropi dan Persatuan Umat serta Dorong Revitalisasi Pendidikan

Efisiensi Anggaran Dampak ke Daerah

Sururul turut menyampaikan kondisi keuangan Pemprov Jateng 2026. Adanya penurunan dana transfer dari pusat akibat efisiensi anggaran nasional berdampak pada sejumlah program, khususnya infrastruktur di daerah.

Meski demikian, ia memastikan DPRD akan terus mengawal agar penggunaan anggaran tetap tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Diskusi berlangsung interaktif. Peserta menyampaikan pertanyaan dan aspirasi terkait pelaksanaan Perda, pembangunan daerah, hingga peran DPRD.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi DPRD dan masyarakat demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Jawa Tengah. ***