Berita UtamaBrebes

Lapangan Asri Bumiayu Bergema, Di Malam Minggu Hiburan dan Ekonomi Rakyat Menyatu di GBF

Eryanto
4
×

Lapangan Asri Bumiayu Bergema, Di Malam Minggu Hiburan dan Ekonomi Rakyat Menyatu di GBF

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Lapangan Asri Kecamatan Bumiayu dipadati ribuan masyarakat Brebes Wilayah Selatan pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Mereka datang untuk menikmati kemeriahan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026, gelaran tahunan yang kembali menjadi magnet hiburan dan pusat perputaran ekonomi rakyat.

Semarak akhir pekan atau malam Minggu itu terasa berbeda. Para pelaku UMKM sumringah, wahana hiburan dipadati pengunjung, dan alunan musik mengiringi langkah warga yang datang bersama keluarga.

Stan UMKM dan Wahana Ramai Sejak Sore

Berdasarkan pantauan sejak sore hingga malam, seluruh area GBF tampak hidup. Stan makanan, minuman, produk UMKM, hingga kebutuhan masyarakat lainnya menjadi tujuan utama pengunjung.

Antrean panjang juga terlihat di sejumlah wahana permainan favorit. Tingginya animo masyarakat ini memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM yang berjualan di lokasi.

Baca Juga :  Brebes Miliki Kawasan Stasiun Lapangan BRIN Maribaya

“Wahana hiburan tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu. Stan UMKM juga lebih tertata. Pengunjung dimanjakan dengan panggung hiburan, jadi bisa sekalian melepas lelah setelah keliling belanja,” ujar salah satu pelaku UMKM.

Bagi para pedagang, GBF memang menjadi hiburan yang dinanti setiap tahun. Di tahun 2026 ini, GBF hadir dengan nuansa baru: ragam hiburan lebih variatif dan keterlibatan UMKM lebih luas.

Ketua Panitia: Ini Energi untuk Terus Berbenah

Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto, SH, MH, menyampaikan apresiasi atas antusiasme luar biasa masyarakat Brebes Selatan.

“Yang kami rasakan malam ini adalah kehangatan masyarakat. Masyarakat Brebes Selatan benar-benar tumpah ruah di Lapangan Asri. Ini menunjukkan GBF sangat dinantikan dan mendapat sambutan luar biasa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peluncuran dan Diskusi Buku “Ekonomi Politik Indonesia dan Antar Bangsa”

Menurut Edi, semangat dan antusiasme warga menjadi energi bagi panitia untuk terus menghadirkan gelaran yang lebih meriah, tertata, dan bermanfaat.

GBF bukan hanya ruang hiburan. Di sini ada perputaran ekonomi, ada pertemuan masyarakat, dan ada semangat kebersamaan yang terus kami jaga selama pergelaran,” tambahnya.

GBF 2026 menegaskan perannya sebagai lebih dari sekadar arena hiburan rakyat. Gelaran ini menjadi momentum strategis bagi masyarakat untuk bertemu, sekaligus menjadi ruang yang substantif bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan.

Dengan membludaknya pengunjung, GBF kembali membuktikan diri sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Brebes Selatan yang ditunggu-tunggu kehadirannya.***