MAKASSAR, Emsatunews.co.id — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., melakukan ziarah rombongan ke makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026).
Didampingi Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin, kegiatan penghormatan ini digelar sebagai bagian utama dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam IV/Diponegoro. Agenda ini sekaligus menjadi penguat nilai historis antara sejarah perjuangan pahlawan dan semangat pengabdian para prajurit.
Mayjen TNI Achiruddin menegaskan bahwa Pangeran Diponegoro bukan sekadar nama kesatuan, melainkan simbol keteguhan moral dan keberanian. Tokoh yang memimpin Perang Jawa (1825–1830) tersebut diabadikan menjadi nama resmi institusi militer yang menaungi wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sejak 5 Oktober 1950.”Ziarah ini menjadi momentum penting untuk merawat ingatan kolektif prajurit atas warisan keteladanan Sang Pahlawan. Nilai keteguhan dan kesetiaan beliau harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas kami menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Mayjen TNI Achiruddin di sela kegiatan.
Semangat perlawanan Pangeran Diponegoro yang wafat di Makassar pada 8 Januari 1855 silam tersebut selaras dengan sesanti Kodam IV/Diponegoro: “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”. Falsafah ini bermakna lenyapnya kejahatan dan rintangan menuju kemenangan serta kesejahteraan.
Ziarah khidmat ini diakhiri dengan pemanjatan doa bersama dan tabur bunga di pusara makam, membawa pesan penegasan integritas bagi seluruh jajaran prajurit Diponegoro.( Joko Longkeyang).














