EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Arus lalu lintas di kawasan Flyover Kretek, Kabupaten Brebes, mengalami kemacetan akibat adanya pekerjaan perbaikan dan pengaspalan jalan. Selama proses pengerjaan berlangsung, kendaraan dari kedua arah harus melintas secara bergantian dengan sistem buka tutup. Selasa, 1 September 2026.

Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan. Pengguna jalan yang melintas harus mengurangi kecepatan dan menunggu giliran hingga jalur kembali dibuka.
Perbaikan dilakukan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 400 meter. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kondisi permukaan jalan di kawasan Flyover Kretek yang menjadi salah satu jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan.
Pelaksana Proyek yaitu PT. WTA yang beralamat kantor di Wangon, Cilacap, Galang Mahesa , selaku kepala pekerjaan dari perbaikan, mengatakan proses pengaspalan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua hari.
“Pekerjaan pengaspalan ini kurang lebih sepanjang 400 meter. Diperkirakan selesai dalam waktu dua hari,” kata Galang.
Ia menjelaskan, pemberlakuan sistem buka tutup dilakukan selama pekerjaan berlangsung untuk memberikan ruang bagi para pekerja dan kendaraan proyek sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas.
Meski demikian, sistem buka tutup tersebut berdampak terhadap kelancaran arus kendaraan. Pada waktu tertentu, antrean kendaraan terlihat memanjang karena kendaraan dari masing-masing arah harus menunggu proses pengerjaan selesai sebelum dapat kembali melintas.
Sejumlah pengguna jalan berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai target, sehingga kemacetan akibat sistem buka tutup tidak berlangsung terlalu lama.
“Semoga cepat selesai, karena kalau sedang ramai antreannya cukup panjang. Apalagi jalur ini banyak dilalui kendaraan,” ujar salah seorang pengguna jalan.
Pengguna jalan yang melintasi Flyover Kretek diimbau tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta mengikuti arahan petugas selama pekerjaan perbaikan berlangsung.
Masyarakat juga diharapkan dapat bersabar dan memahami kondisi tersebut karena sistem buka tutup diterapkan sementara demi kelancaran dan keamanan proses pengaspalan.***














