Berita Utama

Sekda Kabupaten Kendal: Pertumbuhan Ekonomi Harus Mampu Membuka Lapangan Kerja

Adang Purnomo
13
×

Sekda Kabupaten Kendal: Pertumbuhan Ekonomi Harus Mampu Membuka Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang mampu membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, pada saat membuka kegiatan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kendal Triwulan Il Tahun 2026, Rabu (9/9/2026), di Ruang Ngesti Widhi Setda Kabupaten Kendal.

Lebih lanjut, Agus Dwi mengutarakan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator makro pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, diperlukan sinergi dari seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar berbagai indikator pembangunan dapat dicapai secara bersama-sama”, tandas Agus Dwi.

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sambung Agus Dwi, tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas investasi dimana realisasi investasi dalam beberapa tahun terakhir, menjadi modal penting untuk mendorong ekspansi industri, pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas produksi, dan tumbuhnya ekonomi di berbagai sektor.

Baca Juga :  Bupati Kendal Tutup Kendal Open Fair 2025 Jumlah Pengunjung Capai 381 Ribu

“Kepercayaan investor terhadap Kabupaten Kendal juga kian meningkat. Hal tersebut terbukti dengan semakin banyaknya pihak yang menjadikan Kabupaten Kendal sebagai salah satu tujuan investasi”, pungkas Agus Dwi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal, Ade Sandi Parwata, menyampaikan bahwa perekonomian Kabupaten Kendal menunjukkan kinerja yang kuat pada Triwulan Il Tahun 2026.

“Berdasarkan hasil penghitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Kabupaten Kendal pada Triwulan II 2026 tumbuh 8,57 persen secara year-on-year (y-on-y) dibandingkan Triwulan II 2025. Secara q-to-q, ekonomi Kendal tumbuh 4,17 persen, sedangkan secara kumulatif Semester I 2026 (c-to-c) tumbuh 8,22 persen”, terang Ade Sandi.

Baca Juga :  Perayaan Natal Di Kabupaten Kendal Berjalan Tanpa Kendala Berarti

Capaian tersebut, lanjut Ade Sandi, menempatkan Kendal sebagai kabupaten/kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Tengah, baik dari sisi pertumbuhan y-on-y maupun c-to-c.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang mencapai 8,57 persen, jauh berada di atas pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,71 persen y-on-y, serta pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen pada periode yang sama”, ungkap Ade Sandi.

Lebih jauh, Ade Sandi menyampaikan, BPS Jawa Tengah mencatat ekonomi provinsi tumbuh 5,71 persen y-on-y dan 5,80 persen secara kumulatif Semester I 2026. Sementara itu, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen y-on-y dan 5,45 persen secara c-to-c pada Semester I 2026.

“Aktivitas perekonomian di Kabupaten Kendal terus mengalami perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting dalam melihat dinamika pembangunan daerah, meskipun bukan merupakan satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan”, pungkas Ade Sandi. (*17).