SEMARANG, Emsatunews.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Semarang, pada Jumat (9/10/2026). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Momen sejarah ini menjadi ajang refleksi pengabdian panjang prajurit sekaligus langkah nyata dalam mendukung penataan organisasi TNI Angkatan Darat.
Mengusung tema “Profesional, Disiplin, Merakyat”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam menjaga pertahanan wilayah sekaligus membantu kesejahteraan warga. Berbagai program strategis terus digulirkan, mulai dari pembangunan KDKMP, Jembatan Garuda, penguatan ketahanan pangan, penyediaan air bersih melalui TNI AD Manunggal Air, hingga pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Di tengah rangkaian peringatan ulang tahun tersebut, sebuah prosesi penting turut digelar. Mayjen TNI Achiruddin secara resmi menyerahkan risalah pembentukan satuan baru, Kodam XXVI/Mataram, kepada Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga.
Penyerahan dokumen ini menjadi bagian dari proses transisi dan penyiapan organisasi setelah Kodam XXVI/Mataram diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada puncak peringatan HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026 lalu. Risalah tersebut mencakup hasil verifikasi menyeluruh dari aspek personel, pangkalan, materiil, hingga administrasi pendukung.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim penyiap risalah dan memberikan ucapan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Drajad Brima Yoga. Ia berharap Kodam XXVI/Mataram dapat tumbuh menjadi satuan yang solid, profesional, dan dapat menjalankan tugas pertahanan secara optimal.
Memasuki usia ke-76, Kodam IV/Diponegoro terus memegang teguh warisan nilai Pangeran Diponegoro, seperti keberanian, keteguhan, kesederhanaan, dan rela berkorban. Semangat ini dirangkum dalam sesanti “Sirnaning Yakso, Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna kebahagiaan dan kedamaian hanya akan terwujud jika segala bentuk kejahatan telah sirna dari muka bumi.( Joko Longkeyang).













