Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Warga Wadul Gubernur Jateng, Bantuan Langsung Datang Meski Menerjang Banjir

Joko Longkeyang
124
×

Warga Wadul Gubernur Jateng, Bantuan Langsung Datang Meski Menerjang Banjir

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana banjir di Kota Semarang dengan mempercepat distribusi bantuan bagi warga terdampak. Meski harus menerjang genangan air yang masih tinggi, tim dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menyalurkan logistik vital.

Kecepatan respons ini dirasakan langsung oleh Niswatin, warga Kampung Tenggang, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari. Niswatin mengaku sempat kehabisan bahan makanan dan terperangkap di dalam rumah lantaran akses keluar tertutup banjir. Ia pun mengambil inisiatif untuk melaporkan kondisinya langsung melalui kanal aduan warga kepada Gubernur Jawa Tengah.

Advertisement

Laporan tersebut segera ditanggapi dengan menurunkan tim Dinsos untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan, seperti makanan siap saji, sembako, makanan khusus anak, hingga family kit. “Terima kasih Pak Gubernur atas bantuan yang disampaikan,” ungkap Niswatin penuh syukur.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Minta BNPB Modifikasi Cuaca, Upaya Cegah Banjir Meluas

Petugas Dinsos Jateng, Hendro Saputro, membenarkan bahwa bantuan logistik tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari laporan masyarakat. Ia menyebutkan, di beberapa lokasi seperti Tlogosari Kulon dan Tambakrejo, ketinggian genangan air masih mencapai lutut hingga paha orang dewasa. “Kami tindak lanjuti laporan tersebut dengan mengirimkan mi instan, lauk pauk, peralatan kebersihan diri, sampai beras,” jelas Hendro, pada Jumat, 31 Oktober 2025. Selain berdasarkan aduan, penyaluran bantuan juga tetap dilakukan secara merata kepada seluruh warga yang membutuhkan.

Selain penyaluran langsung, Pemprov Jateng juga memperkuat dukungan makanan siap saji dengan mendirikan dapur umum tambahan. Setelah sebelumnya beroperasi di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, dapur umum kedua kini didirikan di Kantor Kecamatan Gayamsari.

Kabid Linjamsos Dinsos Jateng, Dedi Prawata, menjelaskan bahwa pendirian dapur umum kedua ini bertujuan untuk memperluas jangkauan distribusi makanan, mengingat dampak banjir di Kota Semarang yang cukup luas.“Wilayah terdampak banjir di Kota Semarang cukup luas. Daerah Kaligawe, Sawah Besar, hingga Tambakrejo, masih memerlukan banyak dukungan logistik. Karena itu kami buka dapur umum kedua di Kecamatan Gayamsari,” terang Dedi.

Baca Juga :  Berkat Instruksi Cepat Gubernur Luthfi, Banjir Semarang Surut 15 Cm Kurang dari Sehari

Dapur umum di Gayamsari dilaporkan memiliki kapasitas produksi antara 1.000 hingga 1.500 bungkus makanan sekali masak. Dengan tambahan ini, pasokan makanan siap saji bagi warga terdampak di dua kecamatan tersebut semakin kuat. Dedi menambahkan bahwa Dinsos Jateng dan petugas terkait siap siaga menyalurkan bantuan selama masa bencana banjir.“Mudah-mudahan banjir di Semarang segera surut dan tidak turun hujan besar lagi. Kami juga berharap ada partisipasi dari kabupaten/kota tetangga untuk membantu relawan Tagana, agar dapur umum yang kami jalankan semakin optimal,” pungkasnya.( Joko Longkeyang ).