PEMALANG, Emsatunews.co.id – Penantian panjang masyarakat Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, akhirnya berbuah manis. Stadion Gelora Bung Karnen (GBK) Desa Jojogan resmi diresmikan oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Doni Akbar, S.E., M.M., pada Jumat (17/7/2026).
Peresmian stadion yang berlangsung meriah dengan hiburan musik dangdut dan seni kuda lumping itu menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat. Selain dihadiri Doni Akbar, acara juga dihadiri Anita Handayani, Drs. Hepi Priyanto, S.E., M.M. yang merupakan anggota Fraksi Partai Golkar, Camat Watukumpul, puluhan kepala desa se-Kabupaten Pemalang, Tim SPG Doni Akbar, tokoh masyarakat, pemuda, serta ratusan warga Desa Jojogan.
Suasana penuh haru menyelimuti prosesi peresmian. Bagi masyarakat Jojogan, stadion tersebut bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan hasil perjuangan bersama yang telah dirintis selama bertahun-tahun.
Kepala Desa Jojogan, Irman Faozi, mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya stadion yang selama ini menjadi impian masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Stadion GBK merupakan bukti bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui semangat gotong royong, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. “Hari ini adalah hari yang telah lama kami nantikan. Janji yang pernah diucapkan akhirnya bisa diwujudkan. Ini bukan hanya berdirinya sebuah bangunan, tetapi bukti bahwa kerja keras dan persatuan mampu melahirkan karya yang membanggakan,” ujarnya.
Irman menjelaskan, gagasan membangun lapangan sepak bola yang representatif telah muncul sekitar delapan tahun lalu. Sejak saat itu, masyarakat bersama para pemuda desa terus bergotong royong mewujudkan cita-cita tersebut.
Ia menegaskan, pembangunan stadion bukan hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah kolaborasi puluhan hingga ratusan warga yang rela meluangkan tenaga, waktu, bahkan bekerja hingga malam hari.”Lapangan ini dibangun dari semangat warga sendiri. Keringat masyarakat menjadi pondasi utama berdirinya stadion ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Irman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja, perangkat desa, para pemuda, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga stadion dapat difungsikan.
Tak lupa, Irman Faozi atas nama masyarakat dan pemdes Jojogan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Doni Akbar, S.E., M.M., yang memberikan dukungan secara bertahap sehingga pembangunan stadion dapat berjalan sesuai harapan.
Selain difungsikan sebagai arena olahraga, Stadion Gelora Bung Karno Desa Jojogan juga diproyeksikan menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pembinaan atlet muda, kegiatan kepemudaan, hingga penyelenggaraan acara sosial dan budaya.
Irman Faozi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut agar tetap terawat dan memberi manfaat dalam jangka panjang,” Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Kepala Desa Jojogan, saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama memimpin masih terdapat kekurangan, ” Imbuhnya.
Ia berharap stadion yang telah dibangun bersama dapat menjadi jejak sejarah yang terus dikenang dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.”Semoga apa yang telah kita perjuangkan bersama menjadi amal kebaikan, membawa kebermanfaatan bagi masyarakat, dan menjadi kebanggaan Desa Jojogan sepanjang masa,” Pungkasnya.
Ditempat yang sama, Doni Akbar dalam sambutannya menegaskan bahwa Stadion Gelora Bung Karno Desa Jojogan memiliki makna lebih dari sekadar lapangan sepak bola.
Menurut anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kota Pekalongan itu, stadion tersebut harus menjadi simbol kebanggaan masyarakat sekaligus pusat pembinaan generasi muda.
“Stadion ini bukan hanya tempat berolahraga. Ini adalah simbol kebanggaan masyarakat Desa Jojogan. Dari lapangan ini semoga lahir atlet-atlet berprestasi, tumbuh persaudaraan, dan semakin kuat rasa kebersamaan warga,” kata Doni.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga serta merawat stadion agar dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Doni juga memberikan penghargaan kepada Kepala Desa Jojogan atas gagasan dan komitmennya dalam merealisasikan pembangunan stadion tersebut.”Tanpa ide dan kegigihan Kepala Desa Jojogan, stadion ini tentu tidak akan terwujud seperti sekarang,” ujarnya.
Meski demikian, Doni mengakui pembangunan stadion masih memerlukan penyempurnaan. “Saat ini kita masih melihat sebagian lapangan berwarna cokelat. Ke depan, saya berkomitmen agar stadion ini memiliki hamparan rumput hijau sehingga semakin representatif untuk kegiatan olahraga,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia berharap keberadaan Stadion GBK Desa Jojogan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pemalang untuk membangun sarana olahraga yang berkualitas.
Peresmian Stadion GBK di ditandai dengan pemukulan gong oleh Doni Akbar dan penandatanganan prasasti oleh bersama kades Jojogan. ( Joko Longkeyang).















