Pekalongan

Ratusan Siswa SMPN 1 Karangdadap Nikmati Makan Bergizi Gratis, Menu Daging hingga Pepaya Disambut Antusias

Avatar
85
×

Ratusan Siswa SMPN 1 Karangdadap Nikmati Makan Bergizi Gratis, Menu Daging hingga Pepaya Disambut Antusias

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 44;

EMSATUNEWS.CO.ID, PEKALONGAN – Suasana ceria dan penuh antusias tampak mewarnai SMP Negeri 1 Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, saat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibagikan kepada 554 siswa kelas VII hingga IX, Rabu (5/8/2026).

Sejak paket makanan tiba di sekolah, para siswa terlihat bersemangat mengantre untuk menerima makan siang. Meskipun pendistribusian pada hari itu sedikit lebih lambat dari biasanya yang umumnya tiba sekitar pukul 10.00 WIB, keterlambatan tersebut tidak mengurangi antusiasme para siswa. Bahkan, karena pembagian bertepatan dengan jam makan siang, seluruh hidangan disantap dengan lahap.

Baca Juga :  Dolan Bareng Rizal Bawazier, Bersama Menebar Harapan Untuk Penyintas Thalassemia

Menu yang disajikan terdiri atas nasi, daging, tempe, acar, dan buah pepaya. Sejumlah siswa mengaku puas dengan menu yang diterima dan menilai rasanya enak serta cukup mengenyangkan.

Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 1 Karangdadap diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan asupan gizi para siswa. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, diharapkan kesehatan, semangat belajar, serta kualitas pendidikan para peserta didik semakin meningkat.

Baca Juga :  Bedah Rumah Mbah Taryumi Selesai Dalam waktu Sepuluh Hari. Kapolres Pekalongan : Banyak Supporting Sistem dan Hasilnya Luar Biasa

Hingga berita ini diturunkan, Kepala SMP Negeri 1 Karangdadap, AH. Yasi, S.Pd., M.Pd., yang memimpin sekolah dengan 554 siswa, 32 guru, dan 10 tenaga administrasi sekolah, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
(Rozikin Sanoe)