Berita UtamaDaerahPemalang

Banjir Bonus! Juara MTQ Jateng Diguyur Ratusan Juta dan Tiket Umrah

Joko Longkeyang
2
×

Banjir Bonus! Juara MTQ Jateng Diguyur Ratusan Juta dan Tiket Umrah

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Emsatunews.co.id – Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, bergemuruh oleh lantunan selawat pada Rabu (23/9/2026) malam. Di momen syahdu bertajuk “Jateng Bersholawat” tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencetak sejarah dengan mengguyur kafilah MTQ Nasional XXXI dengan bonus fantastis. Tak tanggung-tanggung, hadiah uang tunai ratusan juta rupiah hingga tiket umrah gratis dibagikan!

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, menyerahkan langsung apresiasi tersebut. Sebanyak 36 gelar juara dari berbagai cabang berhasil dibawa pulang oleh kafilah Jateng.

​Khusus delapan peraih juara pertama, mereka tidak hanya mengantongi uang pembinaan sebesar Rp50 juta, tetapi juga langsung diterbangkan ke Tanah Suci berkat hadiah umrah senilai Rp50 juta.

​”Saya bersyukur menjadi saksi sejarah bahwa bendera MTQ pernah berkibar gagah di Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi, disambut riuh tepuk tangan ribuan jemaah yang memadati Simpang Lima.

Baca Juga :  Mengawali 2025, Ahmad Luthfi Sowan ke Gus Kautsar di Ponpes Al Falah Ploso

​Bukan sekadar ajang unjuk gigi para pemenang utama, apresiasi ini diberikan secara merata. Juara kedua berhak atas Rp40 juta, disusul juara ketiga Rp30 juta. Kategori juara harapan pun tetap dihargai, mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta. Bahkan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng turut menyuntikkan bonus tambahan sebesar Rp282 juta, memastikan seluruh peserta yang belum juara pun tetap pulang dengan kepala tegak.

​Kebahagiaan tak terkira dirasakan oleh Muhammad Abdul Faqih, kafilah asal Kota Semarang yang sukses menjuarai cabang Tafsir Bahasa Indonesia. Mengingat ini adalah kesempatan terakhirnya berlaga di panggung MTQ Nasional, kado umrah menjadi pelipur lelah yang luar biasa.

​“Dulu yang juara hanya mendapat uang pembinaan, alhamdulillah sekarang ada tambahan hadiah umrah. Ini akan menjadi pemantik luar biasa bagi generasi muda Jawa Tengah agar lebih serius mendalami Al-Qur’an,” ungkap Faqih, yang sebelumnya juga pernah mencetak rekor sebagai juara nasional cabang hafalan 30 juz.

Baca Juga :  PWI Pemalang Komitmen Bantu Pemajuan Daerah

​Kisah inspiratif lainnya datang dari Zumrotul Luthfiyyah asal Kabupaten Rembang. Usai tertahan di posisi harapan ketiga pada MTQ 2024, ia menolak menyerah. Tahun ini, ia bangkit dan sukses merebut juara pertama di cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri. Baginya, persiapan 200 persen dan ketenangan mental adalah kunci mutlak untuk menaklukkan panggung nasional.

​Malam tasyakuran yang dimeriahkan oleh Majelis Sholawat Azzahir pimpinan Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf dan tausiah KH Ahmad Anwar Zahid ini menjadi sebuah bukti nyata. Bagi Jawa Tengah, pembinaan generasi Qurani tidak sebatas memburu piala di atas panggung, melainkan sebuah ikhtiar panjang untuk mencetak insan berprestasi yang berakhlak mulia di masa depan.( Joko Longkeyang)