Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Duduk Bareng Tokoh Pendidikan, Plt Bupati Pemalang Tegaskan Komitmen Hapus Perundungan

Joko Longkeyang
3
×

Duduk Bareng Tokoh Pendidikan, Plt Bupati Pemalang Tegaskan Komitmen Hapus Perundungan

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghentikan praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Langkah tegas ini disampaikan dalam acara Ngopi Bareng Tokoh Pendidikan Kabupaten Pemalang yang berlangsung santai di halaman belakang Gedung PGRI Pemalang, Sabtu (17/10/2026).

​Didampingi sang istri, Sri Indah Lestari, Nurkholes berdiskusi langsung dengan para tokoh dan pengurus organisasi profesi guru tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Mualip, Ketua YPLP PGRI Kabupaten Pemalang Sugiyanto, Ketua PGRI Kabupaten Pemalang Slamet, serta Supa’at.

Baca Juga :  Sambut Bulan Suci Ramadhan, Nurkholes Plh Bupati Pemalang Ajak Masyarakat Perkuat Iman

​Dalam perbincangan hangat tersebut, Nurkholes menyoroti maraknya isu perundungan yang membutuhkan penanganan serius serta sistematis. Menurutnya, pendekatan hukum semata tidak akan cukup jika tidak diimbangi dengan pembenahan pada sistem pendidikan itu sendiri.

​”Persoalan bullying yang ada di Pemalang saat ini harus kita selesaikan secara tuntas. Hal ini tidak bisa hanya dibebankan kepada PGRI dan para guru, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Nurkholes di hadapan para peserta yang hadir.

Baca Juga :  Giat Rakor Linaek Forkopimda Brebes Bersinergi Dalam Pengamanan Idul Fitri 1443 H

​Ia menambahkan bahwa akar masalah perundungan sering kali melibatkan dinamika sosial di luar lingkungan sekolah. Oleh karena itu, penyelesaian masalah ini menuntut peran aktif dari kepala sekolah, guru, orang tua murid, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, hingga masyarakat luas.

​Berbagai masukan dan aspirasi yang diserap dari orang tua korban, tenaga pendidik, serta jajaran dinas terkait akan dijadikan bahan evaluasi mendalam. Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen merumuskan langkah taktis guna memastikan seluruh sekolah di wilayah Pemalang menjadi ruang belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari tindakan kekerasan.( Joko Longkeyang).