Scroll ke Atas
Berita Utama

Dinkes Brebes Bersama Kemen PAN RB dan USAID Madani Gelar Diskusi Terarah Lampu

37
×

Dinkes Brebes Bersama Kemen PAN RB dan USAID Madani Gelar Diskusi Terarah Lampu

Sebarkan artikel ini

 

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinkes Kabupaten Brebes bersama Puskesmas Wanasari dan Tanjung ,Tim penggerak Desa Pesantunan, Kemen PAN RB, USAID Madani, dan Atmago menggelar diskusi terarah layanan aduan dan aspirasi masyarakat kepada Puskesmas (Lampu) di Aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Kamis (23/2/2023).
Sekretaris Dinas Kesehatan Brebes Imam Budi S dalam sambutannya mengatakan bahwa layanan Lampu ini sudah berjalan atas pendampingan dari USAID Madani, Atma Connect , dan Eska unggul diperuntukkan kepada Layanan Puskesmas Wanasari dan Puskesmas Tanjung. Ini merupakan layanan aduan secara digital mengingat perkembangan jaman menuju era digitalisasi termasuk adanya layanan aduan secara digital
Sementara Emida Suparti selaku Analis kebijakan madya Kemenpan RB menyampaikan bahwa sudah ada layanan bernama LAPOR (aplikasi lapor go.id ) yang terintegrasi dari pusat sampai ke daerah, 
“Sebaiknya daerah memakai aplikasi tersebut karena sudah ada regulasinya dan ini nanti terlaporkan sampai kepada KSP kantor staff Presiden ” katanya
Lanjut Emida untuk Kabupaten Brebes sudah ada layanan yang cukup baik kepada masyarakat dan sudah ada edukasi ke masyarakat dalam proses pelaporan dan perbaikan layanan ujarnya 
Herwanto selaku Direktur Eska unggul mengatakan bahwa kunjungan ini untuk memperlihatkan inisiasi yang telah dibentuk oleh teman teman Dinas Kesehatan, Atmago, Eska Unggul Forum Kobber , dalam.merespon aduan dan juga aspirasi dari masyarakat khusus pelayanan di Puskesmas
Dengan kehadiran kemenPAN RB ini lebih jelas lagi bagaimana pelayanan publik yang harus diberikan kepada masyarakat bisa tersampaikan, salah satunya kalau dikementrian mereka memiliki aplikasi Lapor yang sebetulnya aplikasi Lapor ini juga untuk Kabupaten Brebes yang masih diintegrasikan lagi agar bisa digunakan oleh masyarakat, untuk Lampu sudah berjalan selama 2 tahun sejak tahun 2021 ungkap Herwanto
Hal yang sama disampaikan Silvi dari Atmago mengatakan pihaknya sebagai organisasi masyarakat sipil yang bekerja di bidang teknologi khususnya membantu masyarakat, Lampu ini salah satu kiprah dalam membantu masyarakat dengan bantuan teknologi
“Kita lihat sendiri perkembangan lampu ini bisa membantu masyarakat sampai akhirnya aspirasi, aduan mereka tersampaikan dan ditindaklanjuti oleh Puskesmas,” katanya.
Lanjut Silvi mengatakan pihaknya sebagai penyedia teknologi merasa Heppy. “Artinya kerja kami mungkin masih kecil tapi bisa membantu masyarakat banyak khususnya Masyarakat Kabupaten Brebes dan ini menandakan tugas kami sudah selesai karena telah membuatkan membina mendampingi teman teman Eska sekarang mereka sudah bisa jalan sendiri dan kami siap membantu manakala ada wilayah lain yang mau menggunakan aplikasi, memang awalnya selalu ditemani dulu sampai jalan, ” tuturnya.
Sementara Moderator diskusi ini Farid husni mengambil kesimpulan , hendaknya ada sebuah tim kecil yang terdiri dari lintas sektor dan ada satu yang melife tugasnya untuk mendiskusikan inisiatif yang sudah berjalan dan diedukasi ke masyarakat sehingga semua terwadahi karena Lapor ini tidak ada edukasijuga tidak lengkap.ke mssysrakat.
“Edukasi masyarakat tidak dicantumkan ke kebijakan juga tidak lengkap , maka perlu adanya tim kecil namun peserta diskusi harus mau dikonsultasikan dulu,” ucapnya.(Bambang Sugiarto)
Editor : imam

Baca Juga :  Seorang Wanita Warga Jatisawit Bumiayu Diduga Miliki Epilepsi Ditemukan Tewas di Dalam Sumur