PEMALANG, Emsatunews.co.id — Pemerintah Kecamatan Comal bergerak cepat mengantisipasi potensi genangan air sekaligus mengoptimalkan sistem irigasi pertanian. Langkah ini diwujudkan melalui aksi gotong royong atau korve pembersihan saluran air sekunder yang melintasi wilayah Desa Klegen dan Desa Kebojongan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Aksi bersih-bersih massal yang melibatkan perangkat desa, elemen masyarakat, dan petugas pengairan ini dipantau langsung oleh Camat Comal, Muchammad Maksum, S.IP., M.M., pada Senin (6/7/2026).
Saluran sekunder di kawasan tersebut selama ini menjadi jalur vital, baik untuk pembuangan air pemukiman maupun suplai irigasi puluhan hektare lahan pertanian warga sekitar.
Normalkan Aliran Air, Camat Turun ke Lapangan
Di sela-sela pemantauan, Camat Comal Muchammad Maksum menegaskan bahwa penataan drainase dan saluran sekunder merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda. Penumpukan sedimen lumpur dan sampah padat dinilai menjadi pemicu utama tersumbatnya arus air.”Hari ini kita gerakkan korve bersama di perbatasan Desa Klegen dan Kebojongan. Target utamanya adalah mengangkat sendimentasi dan sumbatan sampah agar kapasitas tampung saluran sekunder ini kembali optimal,” ujar Muchammad Maksum saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, aksi korve ini memiliki fungsi ganda yang sangat strategis bagi hajat hidup masyarakat di dua desa tersebut.”Saat musim hujan, saluran yang bersih akan mencegah luapan air ke pemukiman warga. Sementara saat musim tanam, kelancaran arus air ini sangat dinanti para petani demi memastikan pasokan irigasi ke sawah mereka tidak terhambat,” tambahnya.
Ketuk Kesadaran Warga Jaga Lingkungan
Lebih lanjut, Muchammad Maksum mengapresiasi kekompakan warga Desa Klegen dan Desa Kebojongan yang antusias turun ke selokan membawa peralatan kebersihan. Namun, ia mengingatkan bahwa aksi korve tidak akan berdampak jangka panjang tanpa adanya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pemerintah Kecamatan Comal mengimbau seluruh kepala desa dan tokoh masyarakat untuk terus mengedukasi warga agar tidak membuang sampah domestik ke aliran sungai maupun saluran irigasi.
Dengan normalnya kembali fungsi saluran sekunder Klegen-Kebojongan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Comal tetap terjaga dan risiko bencana hidrometeorologi tingkat lokal dapat ditekan seminimal mungkin.( Joko Longkeyang).















