Scroll ke Atas
Berita Utama

Mansur Harap Edukasi Sawah Organik Diperluas

48
×

Mansur Harap Edukasi Sawah Organik Diperluas

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANGPelaksana tugas (Plt) Bupati Pemalang Mansur Hidayat berharap Edukasi Sawah Organik di Pemalang lebih diperluas lagi. Sehingga nanti muncul sawah-sawah edukasi baru.

Melalui kelompok tani BUMDes “Mekar Sembodo” Bojongnangka, Pemerintah Kabupaten Pemalang telah memberikan pembelajaran mengenai tatacara mengolah sawah secara alami kepada para petani di Desa Bojongnangka.

Demikian disampaikan Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat ketika melakukan panen ubinan di area persawahan yang berlokasi di objek wisata Gatra Kencana Desa Bojongnangka. Minggu (2/4/2023).

Pengelolaan sawah secara alami, menurut Mansur, harus kembali diajarkan karena kondisi pupuk yang terkadang langka, habis ataupun kesulitan untuk dibeli. Untuk itu, ujar Mansur, petani diajarkan cara menanam padi jenis marienta mentik wangi pedengan yang dikelola dengan menggunakan 100% bahan organik yakni dengan menggunakan pupuk organik berupa kompos dan sampah organiknya dibuat untuk insektisida.

Dengan memanfaatkan limbah menjadi suatu yang berharga harapannya, pihaknya bisa mengedukasi karena menurutnya sawah tersebut merupakan sawah edukasi wisata yang juga dapat menjadi contoh di tempat lain yang akan dipelopori Dinas Pertanian.

Baca Juga :  TNI AU Berhasil Emban Misi Kemanusiaan dengan Membawa 14 WNI dari Myanmar

Mansur berharap, bisa ada sawah edukasi lagi sehingga bisa dilihat dari mulai hasilnya seperti apa, bagaimana produksinya, berapa biaya produksinya, bisa kurang seperti apa.

“Lalu kita selalu kampayekan sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pemalang,” tambahnya.

” Dengan ini kita bisa memanfaatkan limbah dan mengurangi sampah masyarakat, ” ujarnya.

Melihat keberhasilan yang dicapai petani Bojongnangka, Mansur merasa bangga, karena sebagai salah satu daerah penghasil komoditas padi terbesar di Jawa Tengah, Kabupaten Pemalang saat ini juga telah berhasil mengimplementasikan proses pengelolaan sawah dengan sistem organik di Desa Bojongnangka.

Menurut Mansur, hal itu merupakan sebuah kemajuan dan sebuah prestasi yang harus terus ditingkatkan, tidak hanya di Bojongnangka saja yang menerapkan sistem pengelolaan sawah organik, namun di desa-desa lain, harapannya bisa mengikuti langkah sukses Desa Bojongnangka dalam menerapkan pertanian organik.*

Sumber : Pemalangkab.go.id