Scroll ke Atas
Berita Utama

Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Tanam Mangrove di Wilayah Wonokerto Pekalongan

51
×

Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Tanam Mangrove di Wilayah Wonokerto Pekalongan

Sebarkan artikel ini
EMSATUNEWS.CO.ID, PEKALONGAN – TNI- Polri dalam hal ini Kodim 0710 Pekalongan dan Polres Pekalongan bersinergi melaksanakan penanaman bibit pohon mangrove di area tambak Desa Wonokerto Kulon Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Senin (15/05).
Sejumlah 500 bibit mangrove ditanam di area tambak Desa Wonokerto Kulon.
Kegiatan penanaman bibit pohon mangrove dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi,.Pabung Kodim 0710 Pekalongan Mayor Muhammad Purbo Suseno, Wakapolres Pekalongan Kompol Ahmad Ghifar Al Ahfaqsy, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Danramil Wiradesa, Camat Wiradesa, personil TNI-Polri, Kepala Desa Wonokerto Kulon dan warga Desa Wonokerto Kulon.
Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, mengatakan, penanaman pohon mangrove merupakan wujud kepedulian dari TNI-Polri terhadap lingkungan.
“Penanaman mangrove di area tambak Desa Wonokerto Kulon ini, dalam rangka kegiatan peduli lingkungan oleh TNI-Polri dan masyarakat guna pencegahan terhadap bencana alam abrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan untuk mengurangi dampak pemanasan global yang semakin mengkhawatirkan.
“Hutan mangrove ini sangat berguna bagi lingkungan, diantaranya mencegah abrasi dan erosi pantai, sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi fauna dan biota laut, menguraikan limbah dan menjaga kestabilan topografi pesisir,” imbuhnya.
AKBP Wahyu Rohadi berharap, penanaman mangrove yang kita tanam semoga bermanfaat bagi generasi yang akan datang.
“Mudah-mudahan apa yang kita tanam pada hari ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya di wilayah Kecamatan Wonokerto Kab. Pekalongan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan kepada setiap individu harus bisa menjaga lingkungan tanpa merusaknya agar dapat memberikan manfaat bagi kita semua. (*)
Editor : Eva A

Baca Juga :  Fasilitas Layanan Publik Rutan Pemalang Dicek Kakanwil Kemenkumham, Ada Apa Gerangan?