Scroll ke Atas
Berita UtamaNasional

Momen Hangat di Susukan: Lansia Sambut Ahmad Luthfi dengan Parikan Spontan

Joko Longkeyang
14
×

Momen Hangat di Susukan: Lansia Sambut Ahmad Luthfi dengan Parikan Spontan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, SEMARANG – Suasana kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, berlangsung penuh keakraban pada Selasa (24/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut disambut dengan parikan (pantun Jawa) spontan oleh seorang warga lanjut usia yang sukses mengundang gelak tawa warga lainnya.

​Kunjungan Gubernur ke lokasi tersebut bertujuan untuk meninjau langsung realisasi bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Meski cuaca di kawasan tersebut mendung, antusiasme masyarakat tetap tinggi untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan sang Gubernur.

Advertisement

​Kejadian unik muncul saat Ahmad Luthfi hendak berpamitan untuk melanjutkan agenda kerja. Seorang lansia bernama Mudin Kasdi, atau yang akrab disapa Mbah Mudin, mendekati Gubernur. Sambil menjabat tangan, Mbah Mudin dengan lantang melantunkan parikan khas Jawa:

Baca Juga :  Kendalikan Harga Pangan, Pemprov Jateng Siapkan 308 Pasar Murah

​”Wes suwe ora jamu, jamu pisan nang Cianjur. Wes suwe ora ketemu, ketemu pisan karo Pak Gubernur,” ucapnya yang langsung disambut riuh tepuk tangan warga.

​Gubernur pun merespons dengan senyum lebar dan merangkul Mbah Mudin sebagai bentuk apresiasi atas sambutan hangat tersebut.

​Tidak berhenti di situ, Mbah Mudin melanjutkan bait parikan kedua yang sarat akan makna dan harapan bagi pemimpin daerah.”Repote dadi gubernur, tumindake kudu seng jujur, masyarakat gen melu makmur,” tuturnya.

​Bait tersebut berisi pesan agar pemimpin senantiasa mengedepankan kejujuran dalam bekerja demi mewujudkan kemakmuran bagi masyarakat luas. Mendengar pesan tersebut, Ahmad Luthfi tampak terharu dan kembali memeluk erat tubuh Mbah Mudin.”Terima kasih, ya. Doanya sangat luar biasa. Semoga semuanya selalu diberikan kesehatan,” ujar Luthfi menanggapi doa dan aspirasi warga tersebut.

Baca Juga :  Pecah Rekor! Investasi Jawa Tengah Tembus Rp 88,50 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

​Agenda yang semula berlangsung formal sebagai peninjauan teknis pembangunan berubah seketika menjadi forum penuh kekeluargaan. Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur melayani permintaan warga yang berebut untuk bersalaman dan berswafoto.

​Interaksi santai ini menunjukkan sisi humanis dalam kepemimpinan di Jawa Tengah, di mana aspirasi dan harapan rakyat tidak hanya disampaikan melalui jalur birokrasi, tetapi juga melalui ekspresi budaya yang sederhana namun bermakna.**( Joko Longkeyang).