Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Jateng Siaga Mudik! Gus Yasin Cek Kesehatan Sopir Bus di Sukoharjo

Joko Longkeyang
11
×

Jateng Siaga Mudik! Gus Yasin Cek Kesehatan Sopir Bus di Sukoharjo

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan seluruh fasilitas kesehatan telah siap 100 persen untuk melayani jutaan pemudik pada Lebaran 2026. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), meninjau langsung kesiapan tersebut di Terminal Sukoharjo, Kamis (12/3/2026).

​Mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, Gus Yasin menekankan pentingnya kondisi fisik yang prima bagi para kru moda transportasi umum maupun masyarakat yang akan menempuh perjalanan jauh.

Advertisement

​Ribuan Fasilitas Medis Disiagakan

​Guna menjamin keamanan selama arus mudik, Pemprov Jateng menyiagakan infrastruktur medis secara masif. Tercatat sebanyak 369 rumah sakit, 883 puskesmas, 430 klinik utama, serta 2.067 klinik pratama tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah untuk melayani pemudik.”Kami ingin memastikan semua pengemudi dan kru bus dalam keadaan fit dan sehat. Perjalanan jauh menguras energi, sehingga pengecekan kesehatan sangat krusial untuk mencegah insiden luar biasa di jalan,” ujar Gus Yasin saat memantau layanan kesehatan di lokasi.

Baca Juga :  Lima Ekor Sapi di Gilirejo Baru Terpapar Virus PMK

​Dalam peninjauan tersebut, Gus Yasin juga menegaskan komitmen Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah yang baik. Segala fasilitas umum, termasuk koordinasi dengan BUMN seperti PLN dan Pertamina, telah dipersiapkan matang agar pemudik merasa nyaman.

​Respons Positif Pengemudi Bus

​Aksi jemput bola pemeriksaan kesehatan ini disambut baik oleh para sopir. Via, salah satu pengemudi bus PO Gunung Mulia, mengaku terbantu dengan adanya layanan cek tensi dan gula darah gratis di terminal.​”Hasil tensi saya normal, tapi gula darah diingatkan untuk diturunkan. Ini sangat bermanfaat agar kami lebih waspada dengan kondisi tubuh sendiri saat membawa penumpang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sumbang PAD Milyaran, Ketua Komisi C Dorong Masyarakat Konsumsi Ajibpol

​Jateng Jadi Sentral Mudik Nasional

​Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memprediksi sekitar 17,7 juta orang akan masuk ke wilayahnya pada tahun ini. Sebagai titik sentral pergerakan nasional, kolaborasi lintas sektoral terus diperkuat.​”Prediksi arus mudik sangat besar. Kita siapkan posko terpadu yang melibatkan kepolisian dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan,” jelas Luthfi.

​Selain faktor kesehatan dan kelaikan kendaraan, Gubernur juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di wilayah Jawa Tengah diprediksi masih tinggi selama periode mudik 2026.**( Joko Longkeyang).