Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Sinergi TNI-Warga: Tiang Pylon Jembatan Garuda Mulai Berdiri Kokoh

Joko Longkeyang
2
×

Sinergi TNI-Warga: Tiang Pylon Jembatan Garuda Mulai Berdiri Kokoh

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat gotong royong memicu percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pemalang. Personel TNI dari Koramil 11/Belik, Kodim 0711/Pemalang, bersama penduduk setempat bahu-membahu melanjutkan proyek pembangunan Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Dauan, Jumat (1/5/2026).

​Memasuki fase krusial, progres pengerjaan di RT 04 RW 02 Desa Sikasur tersebut kini difokuskan pada tahap pengecoran dan pemasangan tiang pylon. Komponen ini merupakan struktur inti yang menentukan kekuatan serta kestabilan jembatan sepanjang 50 meter tersebut.

Advertisement

​Akses Vital Dua Kecamatan

Baca Juga :  Program MBG Pemalang, Gizi Untuk Anak Sekolah, Ekonomi Lokal Meroket!

​Jembatan dengan lebar 1,2 meter ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan dua wilayah penting, yakni: Desa Sikasur, Kecamatan Belik. Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal.

​Selama ini, mobilitas warga di perbatasan kedua kecamatan tersebut sangat bergantung pada infrastruktur yang mumpuni untuk mendukung distribusi hasil tani dan akses pendidikan.

​Wujud Kemanunggalan TNI

​Mewakili Danramil Belik Kapten Cpm Suwaryo, Babinsa Desa Sikasur Yosrisal Lerebulan menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk pengabdian nyata.”Kami berupaya memastikan pembangunan berjalan sesuai target waktu. Kehadiran jembatan ini adalah dambaan warga untuk memangkas jarak tempuh dan meningkatkan taraf ekonomi lokal,” ujar Yosrisal di lokasi proyek.

Baca Juga :  Strategi Pusat-Daerah Percepat Program 3 Juta Rumah dan Tekan Backlog

​Harapan Masyarakat

​Antusiasme warga terlihat jelas dari partisipasi aktif mereka di lapangan. Masyarakat berharap Jembatan Garuda segera rampung agar kendala transportasi yang selama ini dihadapi, terutama saat musim penghujan, dapat segera teratasi.

​Pembangunan ini menjadi bukti otentik bahwa kolaborasi antara aparat kewilayahan dan swadaya masyarakat mampu menciptakan solusi nyata bagi pemerataan infrastruktur di pelosok pedesaan Kabupaten Pemalang.**( Joko Longkeyang).