Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Mudik Jateng 2026: BMKG Sarankan Jalan Pagi, Waspadai Jalur Pegunungan

Joko Longkeyang
21
×

Mudik Jateng 2026: BMKG Sarankan Jalan Pagi, Waspadai Jalur Pegunungan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Kabar baik bagi para pemudik yang akan melintasi wilayah Jawa Tengah pada Lebaran 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di provinsi ini secara umum dalam kategori aman. Meski demikian, para pengendara disarankan untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari potensi hujan.

​Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, mengungkapkan bahwa saat ini wilayah Jawa Tengah telah melewati puncak musim hujan. Walaupun intensitas curah hujan mulai menurun, potensi hujan ringan hingga sedang masih tetap ada di beberapa titik.​”Secara umum, puncak musim hujan di Jawa Tengah sudah terlampaui. Hujan yang turun saat ini biasanya berintensitas ringan sampai sedang, meski terkadang ada hujan lebat dalam durasi yang pendek,” ujar Yoga di Semarang, Kamis (19/3/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Forkopimda Brebes Hadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-144 Tahun 2022

​Hindari Perjalanan Sore Hari

​Berdasarkan analisis cuaca pada masa transisi musim ini, hujan cenderung mengguyur pada waktu siang hingga menjelang sore hari. Oleh karena itu, BMKG memberikan rekomendasi strategis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.​”Kami menyarankan pemudik untuk memulai perjalanan pada pagi hingga siang hari. Peluang terjadinya hujan biasanya meningkat saat memasuki waktu sore, sehingga perjalanan pagi akan jauh lebih aman dan nyaman,” tambahnya.

​Atensi Khusus di Jalur Menanjak

​Meskipun kawasan Pantai Utara (Pantura) dan jalur selatan diprediksi kondusif, kewaspadaan ekstra tetap diperlukan saat melintasi area dataran tinggi. Jalur pegunungan di wilayah tengah Jawa Tengah memiliki karakteristik cuaca yang lebih dinamis dengan intensitas hujan yang cenderung lebih tinggi.

Baca Juga :  Rizal Bawazier Anggota DPR RI, Refleksi Akhir Tahun 2024 Dan Optimisme Untuk Jawa Tengah di 2025

​Pesan senada juga ditekankan oleh jajaran pemerintah daerah agar masyarakat tidak lengah, terutama saat melintasi daerah rawan kabut dan licin di pegunungan.

​Imbauan untuk Wisatawan

​Tak hanya bagi pemudik, BMKG juga memberikan peringatan bagi warga yang hendak mengisi waktu libur Lebaran di objek wisata alam. Potensi cuaca ekstrem lokal masih mengintai, terutama di daerah aliran sungai (DAS) dan wisata air yang berhulu di pegunungan.

​Untuk memudahkan akses informasi, masyarakat diminta aktif memantau kanal resmi BMKG seperti:

​Digital Weather for Traffic (DWT): Untuk pantauan jalur darat.​ Inasiam: Untuk informasi penerbangan.​ Inawis: Untuk keamanan jalur laut.​ “Masyarakat tidak perlu mengunduh aplikasi, cukup akses melalui situs web resmi untuk mendapatkan pembaruan cuaca secara real-time sebelum memulai aktivitas,” tutup Yoga.**( Joko Longkeyang).