Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Rizal Bawazier Desak Investigasi Transparan Atas Tragedi ART Batang di Benhil

Joko Longkeyang
5
×

Rizal Bawazier Desak Investigasi Transparan Atas Tragedi ART Batang di Benhil

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Jakarta – Anggota Komisi terkait DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, memberikan atensi serius terhadap kasus kematian tragis Diva Maelisa (15), seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Rizal mendesak Polda Metro Jaya untuk melakukan investigasi mendalam guna mengungkap fakta di balik insiden jatuhnya korban dari lantai empat sebuah rumah kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

​Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah X ini menekankan bahwa proses hukum harus berjalan transparan untuk menjawab keraguan publik terkait motif asli di balik kejadian tersebut.

Advertisement

​Dugaan Tekanan Psikologis Luar Biasa

​Dalam keterangannya pada Sabtu (25/4/2026), Rizal Bawazier menyoroti adanya indikasi tekanan yang tidak wajar dialami oleh korban sebelum kejadian. Menurutnya, tindakan nekat seorang remaja berusia 15 tahun tidak mungkin terjadi tanpa adanya pemicu yang sangat berat.”Jika seseorang sampai berani mengambil risiko yang mempertaruhkan nyawa, hampir bisa dipastikan ada tekanan psikologis luar biasa yang ia alami. Kepolisian harus masuk lebih dalam, jangan hanya melihat permukaan saja,” tegas Rizal.

Baca Juga :  Kepala Bakamla RI Paparkan Penanganan Terhadap Pencari Suaka dan Pengungsi Melalui Laut

​Ia juga meminta kepolisian mendalami laporan mengenai dugaan adanya insiden serupa di lokasi yang sama sebelumnya. Hal ini dinilai penting untuk memastikan apakah ada pola perlakuan tidak wajar atau pengabaian hak-hak pekerja di tempat tersebut.

​Soroti Kerentanan Pekerja di Bawah Umur

​Tragedi yang menimpa warga Desa Ngroto, Kecamatan Reban, Batang ini kembali membuka mata publik mengenai fenomena pekerja anak. Korban diketahui baru bekerja selama beberapa bulan di Jakarta demi menopang beban ekonomi keluarga di kampung halaman.

Baca Juga :  Berantas Mafia Pupuk Subsidi, Komisi VI Dorong Pembentukan Satgas

​Rizal menilai, keterbatasan lapangan kerja di daerah asal memaksa warga—termasuk anak-anak—untuk merantau dalam kondisi yang sangat rentan tanpa perlindungan hukum yang memadai.”Kita butuh sinergi kuat dari tingkat RT hingga Pemerintah Daerah untuk mengedukasi masyarakat agar tidak mengirim anak di bawah umur bekerja ke luar daerah tanpa pengawasan. Penguatan ekonomi lokal adalah solusi jangka panjang yang tidak bisa ditunda lagi,” tambahnya.

​Polisi Terus Lakukan Penyelidikan

​Hingga saat ini, pihak Polda Metro Jaya masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi pasti serta faktor penyebab kematian Diva Maelisa.

​Rizal Bawazier memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga tuntas. Ia berharap keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya, sekaligus menjadi momentum evaluasi total terhadap sistem perlindungan tenaga kerja sektor domestik di Indonesia.**( Joko Longkeyang).