Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Borobudur Jadi Magnet Utama, Jateng Satukan Tiga Kawasan Wisata Elite

Joko Longkeyang
33
×

Borobudur Jadi Magnet Utama, Jateng Satukan Tiga Kawasan Wisata Elite

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Magelang – Jawa Tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam sektor pariwisata. Tiga destinasi ikonik, yakni Candi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, akan segera diintegrasikan dalam satu konsep aglomerasi wisata terpadu guna memperkuat daya saing internasional.

​Langkah strategis ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang saling terhubung, sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung ke satu titik, melainkan dapat menikmati paket wisata yang lebih lengkap dan tinggal lebih lama di Jawa Tengah.

Advertisement

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa Candi Borobudur sebagai warisan dunia UNESCO tetap menjadi pusat gravitasi dari konsep ini. Hal itu ditegaskannya saat meninjau langsung kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang, Minggu (19/4/2026).”Borobudur adalah kebanggaan bangsa yang harus kita jaga (nguri-uri). Melalui konsep aglomerasi ini, kita ingin manfaat ekonominya benar-benar menyentuh masyarakat luas,” tegas Ahmad Luthfi di sela peninjauannya.

Baca Juga :  Wujudkan Balita Sehat, Babinsa Bantu Bides Laksanakan Posyandu

​Integrasi Kawasan Penyangga

​Dalam rencana besar tersebut, Borobudur akan menjadi pusat yang menghubungkan kesejukan alam Kopeng dan pesona air Rawa Pening. Konsep ini diyakini mampu menghidupkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di sepanjang wilayah penyangga.

​Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini tengah mematangkan koordinasi dengan kementerian terkait untuk menyelaraskan penataan kawasan inti dan wilayah pendukung. Selain aspek arkeologi dan sejarah, Borobudur juga terus diperkuat posisinya sebagai pusat kegiatan keagamaan umat Buddha dan ajang sport tourism bergengsi seperti Borobudur Marathon.”Kita punya potensi luar biasa. Dari kegiatan budaya, religi hingga olahraga internasional, semua berdenyut di sini. Inilah yang ingin kita tonjolkan ke mata dunia,” tambahnya.

Baca Juga :  Di Kabupaten Brebes, Berhasil Menyusun Dokumen Strakom Perubahan Perilaku Stunting dan Perbupnya

​Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya melestarikan fisik candi, tetapi juga memastikan kesejahteraan bagi warga sekitar melalui kunjungan wisatawan yang terus meningkat dan berkelanjutan.**( Joko Longkeyang).