Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerah

Zakat Jadi Senjata Ampuh Pemprov Jateng Lawan Kemiskinan

Joko Longkeyang
6
×

Zakat Jadi Senjata Ampuh Pemprov Jateng Lawan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terbukti menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di wilayah tersebut. Optimalisasi dana umat kini bertransformasi menjadi mesin penggerak kesejahteraan masyarakat yang nyata.

​Apresiasi tinggi disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam forum Halaqah Ulama dan Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) MUI serta Baznas se-Jateng di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026). Ia menyebutkan bahwa tren positif ekonomi daerah tidak bisa dipisahkan dari peran besar Baznas.

Advertisement

​”Membangun Jawa Tengah adalah kerja besar yang memerlukan kolaborasi. Baznas dan MUI telah mengambil peran strategis dalam membantu pemerintah memberdayakan umat melalui distribusi zakat yang tepat sasaran,” ungkap Ahmad Luthfi di hadapan para tokoh agama.

Baca Juga :  Upaya Cipta Kondisi, Sat Samapta Polres Brebes Gelar Patroli Skala Besar

​Intervensi Langsung ke Akar Rumput

​Sejauh ini, program kerja Baznas Jateng dinilai sangat aplikatif dalam menyentuh kebutuhan dasar warga prasejahtera. Beberapa langkah konkret yang telah dilakukan meliputi: Rehabilitasi Hunian: Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemberdayaan Ekonomi: Pemberian modal usaha bagi UMKM dan pelatihan kerja. Pendidikan: Penyaluran beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Kemanusiaan: Respons cepat bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

​Inovasi Pengelolaan Dana Umat

​Ketua Baznas sekaligus Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji, menjelaskan bahwa profesionalitas dalam mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi kunci keberhasilan program ini.

​Dalam Rakorpim tersebut, Kiai Darodji memaparkan sejumlah inovasi terbaru, salah satunya adalah pemanfaatan daging kurban yang diolah sedemikian rupa untuk membantu penanganan stunting di pelosok daerah. Selain itu, penyesuaian nilai nisab zakat juga dibahas guna merespons fluktuasi harga emas terkini.”Kami berkomitmen menjaga transparansi dan profesionalitas. Zakat profesi dan perluasan makna sabilillah terus kita optimalkan agar manfaatnya menjangkau lebih banyak orang,” jelas Kiai Darodji.

Baca Juga :  Dolokasi Rest Area Tol Pejagan- Pemalang Polres Brebes Bagikan Leaflet Sosialisasikan Ops Ketupat Candi 2022

​Banjir Prestasi Nasional

​Keberhasilan kolaborasi ini juga diakui di tingkat nasional. Sepanjang tahun 2025, Baznas Jateng berhasil memborong lima penghargaan dari Baznas RI, termasuk kategori Pengumpulan ZIS Terbaik dan Inovasi Pendayagunaan Terbaik.

​Gubernur Ahmad Luthfi pun turut dianugerahi penghargaan sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menerapkan model pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan umat yang harmonis dan berkelanjutan. **( Joko Longkeyang).