Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Dua Remaja Hilang di Kali Waluh, PMI Pemalang Turun Tangan

Joko Longkeyang
8
×

Dua Remaja Hilang di Kali Waluh, PMI Pemalang Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Nekat menerobos larangan beraktivitas di aliran sungai saat musim penghujan, dua orang remaja asal Dusun Pesapen, Desa Saradan, Kabupaten Pemalang dilaporkan hanyut tergulung arus deras Kali Waluh. Peristiwa tragis ini bermula saat kedua korban melakukan latihan dayung mandiri tanpa dilengkapi alat pelindung diri (APD) resmi seperti pelampung. Operasi pencarian besar-besaran langsung digelar oleh tim gabungan sejak akhir pekan lalu.

​Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di kawasan objek wisata Benowo Park pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 14.16 WIB, kedua korban yang teridentifikasi berusia 16 tahun tampak membawa perahu kayak dan sebilah dayung menuju area sungai. Petugas penjaga pintu wisata pun sempat melihat aktivitas mandiri tersebut di sekitar Bendungan Lais, Desa Penggarit, Kecamatan Taman. Namun, kekhawatiran memuncak ketika kedua remaja tersebut tak kunjung kembali ke rumah hingga malam hari.

Advertisement
Baca Juga :  Dosen Desain Produk Universitas Paramadina Unjuk Karya di Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025

​Pihak keluarga bersama kerabat sempat melakukan upaya pencarian mandiri menyusuri belokan sungai pada hari Minggu. Di lokasi awal, pihak keluarga menemukan kendaraan roda dua milik korban yang masih terparkir rapi di kawasan Benowo Park, sementara satu set perahu kayak beserta dayungnya raib dari tempat penyimpanan peralatan. Titik terang mulai muncul saat sebilah dayung ditemukan tersangkut di pintu air bendungan sisi barat pada hari yang sama.

​Merespons laporan darurat tersebut, tim reaksi cepat dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang langsung berkoordinasi secara intensif dengan USS Basarnas Pemalang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Operasi SAR gabungan segera diluncurkan untuk menyisir aliran sungai, meski petugas harus menghadapi kendala teknis berupa kondisi air Kali Waluh yang sangat keruh dan pekat.

Baca Juga :  Pusdataru Jateng Keruk Sungai Dombo untuk Kurangi Banjir Rob di Sayung

​Memasuki hari Senin (25/5/2026) subuh, sekitar pukul 05.50 WIB, tim pencari menerima informasi mengenai adanya objek mengapung di bawah pintu pembuangan air bendungan sisi barat bagian utara. Setelah didekati, objek tersebut dipastikan merupakan salah satu korban atas nama Alif (16). Proses evakuasi jenazah berhasil diselesaikan pada pukul 06.20 WIB, dan jasad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD M. Ashari Pemalang menggunakan ambulans darurat.

​Hingga saat ini, personel keselamatan dari PMI Kabupaten Pemalang yang mengerahkan staf markas Amir Hamzah beserta relawan terlatih seperti Mirojul Munir, Martoyo, dan Marsito Janu Iko R masih bertahan di lokasi. Bersama tim SAR gabungan, mereka terus melakukan penyisiran intensif demi menemukan satu korban tersisa bernama Alfi (16), yang terakhir kali diketahui mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam dan sandal jepit.( Joko Longkeyang).