Berita UtamaDaerahPemalang

Pendopo Pemalang Bergemuruh, Bupati Anom Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia

Joko Longkeyang
18
×

Pendopo Pemalang Bergemuruh, Bupati Anom Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id – Kemeriahan pesta sepak bola terakbar sejagat raya menjalar hingga ke jantung Kabupaten Pemalang. Ratusan pencinta si kulit bundar memadati pusat pemerintahan daerah demi menyaksikan laga krusial yang menentukan nasib tim-tim raksasa dunia.

Advertisement

​Momen keseruan ini tersaji dalam acara Nonton Bareng (Nobar) Pertandingan Semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan duel sengit antara Tim Nasional Spanyol melawan Prancis. Agenda nonton bersama ini diinisiasi langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bertempat di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Rabu dini hari, 15 Juli 2026.

​Tidak sendirian, Bupati Anom Widiyantoro tampak membaur di tengah riuhnya penonton bersama jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta elemen masyarakat Pemalang yang datang dari berbagai wilayah kecamatan sejak malam hari.

Baca Juga :  Bantahan Tegas! Askab PSSI Pastikan PSIP Pemalang Belum Absen dari Liga 4 Jateng

​Suasana di area pendopo berubah menjadi lautan antusiasme saat peluit pertama dibunyikan. Sorak-sorai penonton pecah setiap kali terjadi peluang emas di depan gawang, menciptakan atmosfer stadion mini di pusat Kota Pemalang.

​Guna menambah daya tarik dan mencairkan ketegangan laga, pihak panitia penyelenggara menyelingi jeda pertandingan dengan membagikan berbagai macam hadiah (doorprize). Kuis interaktif seputar sejarah sepak bola dan jalannya Piala Dunia menjadi daya tarik tersendiri, di mana para penonton yang berhasil menjawab dengan tepat langsung membawa pulang bingkisan menarik.

​Di sela-sela acara, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa agenda nobar ini sengaja digelar bukan sekadar untuk menyaksikan sebuah pertandingan olahraga. Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi informal yang efektif untuk mempererat hubungan emosional antara jajaran birokrasi dan rakyat.​”Sepak bola memiliki kekuatan magis untuk menyatukan semua perbedaan. Melalui acara nobar ini, kita ingin membangun ruang kebersamaan yang sehat dengan masyarakat, sekaligus menularkan semangat sportivitas dan nilai-nilai kerja sama tim ke dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Anom.

Baca Juga :  Kasus Proyek Pengadaan di Kejaksaan Selesai, PT TCK Lunasi Pembayaran ke PT TIM

​Lewat kegiatan yang menggabungkan unsur hiburan rakyat dan edukasi sportivitas ini, Pemkab Pemalang berharap dapat terus menghidupkan ruang publik dengan aktivitas positif yang mampu memperkokoh rasa persatuan warga daerah.( Joko Longkeyang).