PEMALANG, Emsatunews.co.id — Hawa panas menyengat kulit di Dusun Alang-Alang Amba, Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Musim kemarau panjang yang melanda wilayah ini dalam beberapa bulan terakhir membuat sumur-sumur warga praktis mengering. Tanah yang dulu subur kini merekah, meninggalkan debu tipis yang mengepul setiap kali angin berhembus. Namun, secercah harapan akhirnya tiba di tengah gulita keputusasaan.

Tiga truk tangki bermuatan air bersih datang beriringan membelah jalanan desa pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kedatangan armada air tersebut disambut isak tangis haru dan senyuman sumringah oleh ratusan warga yang telah lama menunggu dengan membawa jerigen serta ember kosong.
Bantuan kemanusiaan ini bukan datang dari program resmi pemerintah daerah setempat, melainkan inisiatif murni dari seorang perwira menengah Polda Jawa Tengah yang juga merupakan putra daerah asli Pemalang. Dia adalah AKP Tejo Suwono, S.H., M.H., yang sehari-hari menjabat sebagai Kanit 3 PJR Ditlantas Polda Jateng, seorang polisi berhati mulia asal Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

via whatsappnya , AKP Tejo Suwono mengungkapkan bahwa aksi sosial ini lahir dari rasa empati mendalam melihat penderitaan saudara sekampungnya yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak hingga mandi.”Bantuan air bersih yang kami kirimkan melalui tiga truk tangki ini tidak seberapa, jadi jangan dilihat dari nilainya. Ini adalah bagian dari panggilan jiwa dan bentuk kepedulian saya sebagai putra daerah Kabupaten Pemalang, melihat saudara-saudara saya sedang kesusahan air bersih karena dampak musim kemarau,” ujar AKP Tejo Suwono di sela-sela peninjauan distribusi air. Bagi warga Alang-Alang Amba, air bersih saat ini jauh lebih berharga daripada emas.

Sementara itu, Kepala Desa Jatingarang, Anjang Tyas Asmara, melalui Kepala Dusun (Kadus) Alang-Alang Amba, Sucipto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada AKP Tejo Suwono.
Mewakili ratusan warga yang terdampak kekeringan, Sucipto tak kuasa menyembunyikan rasa syukur atas uluran tangan tersebut. ”Atas nama seluruh masyarakat Desa Jatingarang, khususnya Dusun Alang-Alang Amba, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk menyambung hidup di tengah kemarau panjang yang menyulitkan ini,” tutur Sucipto dengan nada bergetar haru.
Aksi nyata kepolisian yang humanis ini tidak hanya meringankan beban fisik warga yang kekurangan air, tetapi juga merawat asa dan solidaritas sosial di tengah kerasnya hantaman musim kemarau di Kabupaten Pemalang.( Joko Longkeyang).














