Berita Utama

Universitas Paramadina dan IPB University Bedah Paradigma GDP-Oriented dan Agenda Degrowth untuk Ekonomi Indonesia

Fahroji
52
×

Universitas Paramadina dan IPB University Bedah Paradigma GDP-Oriented dan Agenda Degrowth untuk Ekonomi Indonesia

Sebarkan artikel ini

“Indikator yang dibuang apa? Pertambangan penggalian nggak usah masuk. Indikator barunya apa tadi? kebahagiaan, air yang bersih, udara yang sehat, dan lain-lain,” ujarnya.

Gagasan tersebut sejalan dengan pandangan Prof. Bambang mengenai green GDP dan menegaskan perlunya memperluas ukuran keberhasilan pembangunan. Dengan demikian, keberhasilan ekonomi tidak hanya dinilai dari peningkatan output, tetapi juga dari kemampuan pembangunan meningkatkan kesejahteraan, menjaga lingkungan, serta memperkuat kapasitas masyarakat.

Baca Juga :  Deklarasi, Balad Abah Diani Siap Menangkan Atang-Annida di Pilwalkot 2024

Menutup diskusi, Prof. Didin menekankan pentingnya melihat ekonomi tidak semata sebagai aktivitas menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat. Ia mengaitkan gagasan tersebut dengan konsep ekonomi lokal dan Nusantaranomik yang dikembangkannya melalui berbagai penelitian dan disertasi.*