SEMARANG, Emsatunews.co.id – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang tak hanya menggema melalui lantunan suci Al-Quran, tetapi juga meniupkan angin segar bagi perekonomian daerah. Arena Pameran Serambi Nusantara mencatatkan perputaran transaksi UMKM yang fantastis, yakni mendekati angka Rp500 juta setiap harinya.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan angka tersebut saat meninjau langsung stan pameran di kawasan Simpang Lima Semarang, Senin (14/9/2026). Ia mengapresiasi tinggi antusiasme ribuan pengunjung dan kafilah dari berbagai penjuru Nusantara yang memadati area pameran.
”Pendapatan yang dihasilkan para pelaku usaha mencapai hampir Rp500 juta per hari. Jika berlangsung sepekan, akumulasinya tentu sangat luar biasa,” ujar Ahmad Luthfi di sela-sela peninjauan.
Sebanyak 150 stan—yang mencakup perwakilan provinsi, kabupaten/kota, hingga produk kreatif mandiri—menyajikan beragam olahan kuliner, kain tradisional, dan kriya unggulan. Perhelatan ini terbukti menjadi ajang efektif dalam menjembatani produk lokal menuju pasar nasional.
Dampak positif ini dirasakan langsung oleh para peserta pameran. Salah satunya Sekretaris I Dekranasda Kabupaten Mimika, Lintje Siwabessy Paiman, yang mengaku kewalahan melayani pembeli sejak hari pertama karena tingginya minat masyarakat terhadap kerajinan khas Papua.
Pameran Serambi Nusantara yang berlangsung hingga 19 September 2026 ini membuktikan bahwa perhelatan keagamaan berskala nasional mampu memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang nyata bagi penguatan ekonomi rakyat.( Joko Longkeyang).














