Scroll ke Atas
Berita Utama

Dari Watukumpul Hingga UPJI Wilayah 8, Kiprah Abdul Muis Bangun Infrastruktur Pemalang

Avatar
78
×

Dari Watukumpul Hingga UPJI Wilayah 8, Kiprah Abdul Muis Bangun Infrastruktur Pemalang

Sebarkan artikel ini

 

emsatunews.co.id Pemalang – Sosok Abdul Muis, Kepala Unit Pemeliharaan Jalan dan Irigasi (UPJI) Wilayah 8 Kabupaten Pemalang, dikenal memiliki rekam jejak karier yang cukup cemerlang di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pemalang.

Advertisement

Latar belakang pengalamannya dinilai menjadi modal kuat dalam menjalankan tugas-tugas negara, khususnya di bidang pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur jalan.

Sebelum menjabat sebagai Kepala UPJI Wilayah 8 yang membawahi Kecamatan Ulujami dan Kecamatan Comal, Abdul Muis telah melalui sejumlah posisi strategis.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala UPJI Watukumpul, kemudian berpindah tugas ke wilayah Randudongkal.

Setelah itu, kariernya berlanjut dengan menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Dinas PU Kabupaten Pemalang.

Dengan pengalaman tersebut, kapasitas dan kompetensi Abdul Muis dalam menangani persoalan infrastruktur dinilai tidak diragukan.

Hal ini tercermin dari kinerjanya saat ini, di mana UPJI Wilayah 8 berhasil menuntaskan seluruh proses penetapan dan perubahan tender proyek tahun anggaran 2025.

“Untuk penetapan dan perubahan tender kegiatan tahun 2025 di wilayah UPJI 8, insyaallah sudah selesai semuanya,” ujar Abdul Muis saat ditemui di kantornya pada Selasa, 16 Desember 2025.

Baca Juga :  MANTAB! Giat Jum’at Berkah Rizal Bawazier Kembali Dilaksanakan

Ia menjelaskan, paket tender 6 yang mencakup ruas jalan di Kecamatan Comal hingga Kecamatan Bodeh telah selesai dikerjakan pada Oktober hingga November 2025. Selanjutnya, pengerjaan berlanjut pada paket 3 yang meliputi ruas Desa Tasikrejo–Desa Pamutih, Desa Blendung–Desa Kertosari, serta Desa Mojo–Desa Kertosari.

“Seluruh pekerjaan fisik sudah selesai. Saat ini hanya tinggal penyelesaian administrasi yang ditargetkan rampung sebelum 24 Desember,” jelasnya.

Untuk ruas Jalan Blendung, lanjut Abdul Muis, pekerjaan utama telah rampung dan hanya menyisakan pasangan batu yang masih memiliki waktu penyelesaian hingga 24 Desember 2025.

Sementara itu, proyek gorong-gorong di sisi barat depan Kantor Desa Tasikrejo tidak termasuk dalam Paket 3, namun akan ditangani melalui skema penanganan darurat.

Ke depan, Abdul Muis berharap terdapat kelanjutan paket proyek pada tahun anggaran 2026 untuk menangani ruas-ruas jalan yang belum tertangani secara optimal pada 2025.

Baca Juga :  Anggota Bhabinkamtbmas dan Babinsa Paguyangan Bersinergi Cek Pembangunan Drainase Anggaran Bantuan Keuangan 2022

“Total panjang ruas jalan di wilayah kami sekitar 90 kilometer. Pada tahun 2025 ini yang baru tertangani sekitar 1 kilometer. Kami berharap pada 2026 ada penambahan anggaran agar penanganan bisa diperluas,” ungkapnya.

Saat ini, UPJI Wilayah 8 telah menyiapkan sejumlah titik usulan sambil menunggu penetapan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Tercatat sebanyak 26 ruas jalan diusulkan untuk penanganan, baik melalui konstruksi baru, rehabilitasi, maupun pemeliharaan rutin.

Untuk kerusakan ringan hingga sedang, penanganan dilakukan melalui pemeliharaan rutin dengan alokasi anggaran sekitar Rp400 juta.

Sedangkan kerusakan sedang hingga berat dapat diusulkan melalui skema rehabilitasi apabila anggaran tersedia.

“Jika anggaran tersedia, mekanisme pengadaan bisa dilakukan melalui berbagai skema, seperti tender, e-purchasing, penunjukan langsung, maupun swakelola,” pungkas Abdul Muis.

Dengan pengalaman dan rekam jejak karier yang dimilikinya, Abdul Muis diharapkan mampu membawa pengelolaan infrastruktur jalan di Kabupaten Pemalang ke arah yang lebih baik, sekaligus melanjutkan kiprah profesionalnya di lingkungan pemerintahan daerah.