Emsatunews.co.id, Pemalang – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang memberikan klarifikasi terkait genangan air yang sempat muncul di kawasan Citywalk dan sekitarnya. Hal tersebut ditegaskan bukan disebabkan oleh kegagalan sistem drainase, melainkan akibat fenomena alam dan luapan debit air sungai.
Kepala DPU Kabupaten Pemalang, Joko Tri Asmoro, menjelaskan bahwa penyebab utama air sempat menggenangi kawasan ikonik tersebut adalah meluapnya Sungai Bacin yang berada di sisi Pegadaian. Saat intensitas hujan sangat tinggi, volume air di sungai tersebut melebihi kapasitas sehingga meluber ke jalan.”Kondisi Sungai Bacin yang meluap mengakibatkan air dari saluran drainase di Citywalk tidak bisa masuk ke sungai. Terjadi arus balik yang membuat air menggenang,” ungkap Joko melalui sambungan WhatsApp, Selasa (3/1/2026).
Menurut pantauan tim di lapangan, banjir tersebut bersifat sementara. Begitu permukaan Sungai Bacin mulai menyurut, aliran drainase kembali normal secara otomatis. “Sekitar pukul 01.00 dini hari, kawasan Citywalk sudah benar-benar surut total,” tambahnya.
Kinerja drainase Citywalk kembali teruji pada Senin sore (2/1). Meskipun wilayah Pemalang diguyur hujan lebat sejak pukul 16.30 WIB hingga malam hari, kawasan Citywalk terpantau kering dan bebas dari genangan.”Hujan deras Senin malam menjadi bukti bahwa sistem drainase di Citywalk sebenarnya sudah sangat baik dan lancar. Tidak ada genangan sama sekali, baik pada malam hari maupun pagi harinya,” tegas Joko Tri Asmoro.
Pihak DPU mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan saluran air agar tidak ada sumbatan sampah yang dapat menghambat aliran saat curah hujan ekstrem kembali terjadi.( Joko Longkeyang).















