EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Adanya pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, maka seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kendal, termasuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirto Panguripan, harus terus meningkatkan kinerjanya dengan melakukan terobosan-terobosan baru yang inovatif dan mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan pendapatan.
Dengan meningkatnya pendapatan maka BUMD bisa memberikan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kendal.
Demikian yang ditegaskan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, pada peringatan HUT ke-40 tahun 2026 Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirto Panguripan Kabupaten Kendal, Jum’at (27/2/2026) malam WIB.
Lebih jauh, Bupati Kendal menegaskan agar Perumda Air Minum Tirto Panguripan juga harus terus meningkatkan pelayanan kepada para konsumen.
“Layanan yang optimal kepada para konsumen menjadi hal yang wajib dilakukan. Keluhan dari para konsumen harus segera ditindaklanjuti. Kepuasan konsumen harus menjadi prioritas utama”, tandas Bupati Kendal.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirto Panguripan Kendal, Sunanto, mengatakan bahwa pada tahun 2025 perusahaan yang dipimpinnya memperoleh laba kotor sebesar Rp. 12,5 miliar.
“Dari pendapatan tersebut, yang Rp 5,2 miliar kita setorkan ke Kas Daerah Kabupaten Kendal“, terang Sunanto.
Lebih lanjut, Sunanto mengutarakan bahwa untuk meningkatkan pendapatan, di tahun 2026 ini pihaknya menargetkan sambungan baru sebanyak 4.000 sambungan.
“Di tahun 2026 kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 1.000 sambungan baru, dimana seluruh biaya sambungannya dibiayai oleh pemerintah pusat”, jelas Sunanto. (*17).















