Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Viral di Medsos, Jalan Randublatung-Cepu Sudah Masuk Tahap Lelang Perbaikan Segera Dilakukan!

Joko Longkeyang
21
×

Viral di Medsos, Jalan Randublatung-Cepu Sudah Masuk Tahap Lelang Perbaikan Segera Dilakukan!

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang — Keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur di Kabupaten Blora langsung direspons cepat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ruas Jalan Raya Randublatung-Cepu yang sempat menjadi sorotan publik kini dipastikan masuk dalam tahap lelang proyek dan akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.

​Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menegaskan bahwa Pemprov Jateng telah mengucurkan anggaran sebesar Rp5,276 miliar dari APBD 2026 untuk membiayai pembenahan jalan tersebut.

Advertisement

​”Berdasarkan rencana awal, dana senilai Rp5,276 miliar ini diprioritaskan untuk memperbaiki titik-titik kerusakan parah di kawasan Desa Kediren. Namun, sesuai instruksi dari Pak Gubernur, kami sedang mengevaluasi ulang desain teknisnya agar jangkauan panjang jalan yang diperbaiki bisa dimaksimalkan lagi,” ujar Henggar saat memberikan keterangan pers di Semarang, Senin (1/6/2026).

​Komitmen Anggaran dan Evaluasi Berkelanjutan

​Langkah konkret ini melengkapi proyek infrastruktur sebelumnya. Sebagai catatan, pada tahun 2025 lalu, Pemprov Jateng telah menuntaskan perbaikan jalur Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang melintasi Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan dengan serapan anggaran mencapai Rp19,92… miliar.

Baca Juga :  Sawah Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Jateng Siaga Kawal Klaim Asuransi

​Secara keseluruhan, Kabupaten Blora memiliki total jalan provinsi sepanjang 101,5 kilometer. Guna merawat akses logistik dan mobilitas warga tersebut, total stimulus anggaran yang dialokasikan dari APBD Provinsi Jateng sepanjang periode 2025–2026 telah menembus angka Rp45,86 miliar.

​Kejar Dana Pusat Lewat Inpres Jalan Daerah

​Guna mempercepat pemulihan infrastruktur di Blora, Pemprov Jateng tidak hanya mengandalkan kantong APBD. Henggar mengungkapkan, pihaknya tengah melobi pemerintah pusat agar tiga ruas jalan strategis di Blora bisa didanai melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

​Informasi Tambahan: Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemprov Jateng resmi mengajukan permohonan dana taktis IJD sebesar Rp46,6 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Suntikan dana pusat ini nantinya difokuskan untuk akselerasi penuntasan jalur Singget-Doplang-Cepu.

Baca Juga :  Jurus “Keroyok” Ahmad Luthfi: Targetkan Jateng Bebas Dari Kemiskinan

​Instruksi Tegas Gubernur: Jangan Asal Tambal Sulam!

​Merespons dinamika di lapangan, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bergerak taktis dan tidak kaku dalam menyikapi aduan masyarakat di media sosial. Bagi Luthfi, kritik viral harus dijadikan kompas evaluasi kinerja pelayanan publik.”Kita harus melihat persoalan sosial ini secara menyeluruh. Aparat di lapangan harus luwes, tahu kondisi riil, dan jangan kaku. Jika tidak peka, kepentingan publik yang akan menjadi korbannya,” tegas Luthfi.

​Ia juga memperingatkan dengan keras agar kontraktor dan dinas terkait menjaga mutu proyek. Luthfi mengharamkan pengerjaan yang bersifat formalitas belaka.​”Jangan bekerja asal-asalan. Tidak boleh sekadar tambal sulam. Semua harus digarap secara profesional. Ruas jalan yang rusak berat wajib masuk skala prioritas utama penanganan,” tambahnya.

​Pihak Pemprov Jateng pun menutup keterangan dengan mengapresiasi segala bentuk kontrol sosial dan kritik membangun dari warga. Sinergi ini dinilai penting untuk memicu pembenahan layanan publik, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.( Joko Longkeyang).