Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai tancap gas mempersiapkan pesta demokrasi di tingkat akar rumput. Langkah strategis ini diawali dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, di Ruang Gadri Kantor Bupati Pemalang pada Senin (1/6/2026).
Pertemuan tingkat tinggi tersebut sengaja diadakan untuk membahas secara mendalam mengenai mekanisme, teknis pelaksana, serta model pemungutan suara yang akan diterapkan pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.
Hajatan besar ini dipastikan bakal menyedot perhatian publik mengingat skalanya yang masif, yakni melibatkan 173 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.
Melalui sinergi bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk merumuskan sistem pemungutan suara yang paling adaptif. Skema yang disusun tidak hanya mengedepankan sisi efektivitas dan aspek demokratis, tetapi juga faktor keamanan yang ketat.
Koordinasi lintas instansi ini dinilai menjadi kunci krusial guna memetakan potensi kerawanan wilayah serta mencegah timbulnya kendala teknis maupun administratif saat hari pencoblosan nanti. Pihak pemda berharap seluruh tahapan dapat berjalan secara jujur, adil, transparan, dan kondusif.
Bupati Pemalang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengawal jalannya setiap proses Pilkades Serentak 2026 ini. Keterlibatan aktif warga dalam menjaga kerukunan, kondusivitas, dan persatuan di lingkungan masing-masing sangat diperlukan demi melahirkan sosok pemimpin desa yang amanah serta siap membawa kemajuan bagi bumi Pemalang.**( Joko Longkeyang).















