EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes (APPKB) akan menggelar Silaturahmi Nasional atau Silatnas pada Senin, 3 Agustus 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes, Agus Sutiono, SE, MSi melalui sambungan telepon pada, Selasa (2/6).
Agus mengatakan, kegiatan Silatnas akan dilaksanakan langsung di Gedung DPRD Jawa Tengah mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai.
Menurutnya, tujuan utama Silatnas adalah mengawal janji Gubernur Jawa Tengah dan DPRD Jawa Tengah untuk merealisasikan rapat paripurna terkait Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Brebes Selatan di tahun 2026.
Janji tersebut didapat dari hasil audiensi pada 30 April 2026 yang lalu di ruang Komisi A DPRD Jateng. “Saat itu DPRD Jateng yang diwakili Ketua Komisi A beserta anggota, dan Pemprov Jateng diwakili Sekretaris Daerah Jateng berjanji secepatnya di tahun ini akan sesegera mungkin menggelar rapat paripurna,” ucapnya.
Lebih lanjut, Agus menyebutkan, Silatnas akan dihadiri sekitar 200 aktivis pemekaran. Mereka akan diberangkatkan dengan menggunakan 4 unit bus dari Bumiayu, Brebes Selatan yang mencakup 6 kecamatan (Bumiayu, Paguyangan, Tonjong, Bantarkawung, Salem dan Sirampog)
Peserta yang nanti hadir di acara Silatnas juga berasal dari berbagai elemen lainnya seperti, mahasiswa Brebes Selatan, mahasiswa asal Brebes Selatan yang kuliah di Semarang, Yogyakarta, dan Solo, perwakilan ormas pemuda Brebes Selatan, Srikandi Pemekaran, organisasi pemekaran, serta tokoh masyarakat Brebes Selatan.
Selain itu, Aliansi Pemekaran juga mengundang sejumlah pejabat dan wakil rakyat untuk ikut hadir dalam Silatnas tersebut meliputi;
1. Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari dapil Brebes Selatan
2. Anggota DPRD Jawa Tengah dapil XII
3. Anggota DPR RI dapil IX
4. Bupati Brebes
5. Gubernur Jawa Tengah
6. Ketua DPRD Jawa Tengah
7. Anggota DPD RI dapil Jawa Tengah
“Silatnas ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mengawal janji pemerintah agar CDOB Brebes Selatan segera diproses di paripurna DPRD Jateng tahun ini,” pungkas Agus Sutiono.***















