Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalangTeknologi

Ponco Tani, Tumpuan Baru Petani Indonesia Merawat Kemandirian Menggelar HUT yang Pertama

Joko Longkeyang
6
×

Ponco Tani, Tumpuan Baru Petani Indonesia Merawat Kemandirian Menggelar HUT yang Pertama

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang — Ikhtiar memajukan sektor agraria di tingkat desa membutuhkan napas panjang dan kolaborasi nyata. Di tengah tantangan regenerasi petani dan fluktuasi produktivitas, langkah modernisasi pertanian berbasis swadaya mulai menunjukkan geliatnya di pesisir utara Jawa Tengah.

Advertisement

Tepat satu tahun mengudara, Sekolah Lapang Ponco Tani mengukuhkan komitmennya melalui peresmian Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S). Peresmian ini dilakukan di sela-sela perayaan hari jadi pertama komunitas di kawasan Basecamp Ponco Tani, Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu (13/6/2026).

Langkah ini menjadi babak baru bagi Ponco Tani yang diinisiasi oleh Ponco Widodo bersama putranya, Ardiya Angga Saputra yang akrab disapa Angga. Ponco Tani tidak hanya sekadar menjadi wadah berkumpul para petani dari berbagai daerah di Indonesia untuk menimba ilmu untuk bertani padi secara modern, namun lebih dari itu. Ponco tani berhasil merakit mesin tanam padi modern merek Ponco Tani guna menjawab mahalnya biaya produksi akibat kelangkaan tenaga kerja pertanian. “Momentum satu tahun ini bukan sekadar selebrasi, melainkan tonggak penting lewat peresmian P4S Ponco Tani. Bascam ini dirancang sebagai pusat pembelajaran, wadah berbagi pengalaman, sekaligus ruang lahirnya inovasi pertanian yang inklusif berupa mesin tanam padi secara modern,” ujar Founder Ponco Tani, Ponco Widodo.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Ajak Masyarakat Bahu-Membahu Wujudkan Pemalang Bercahaya

Keberadaan P4S dinilai strategis dalam memotong jurang ketimpangan akses teknologi bagi petani kecil. Melalui pelatihan terstruktur, para petani tidak hanya diajarkan mengoperasikan mekanisasi pertanian, tetapi juga didorong mengadopsi manajemen usaha tani yang berkelanjutan demi mendongkrak ekonomi perdesaan di Ponco Tani.

Ponco menambahkan, perjalanan satu tahun merupakan langkah awal dari strategi jangka panjang. Sinergi antarlini menjadi kunci utama agar dampak kesejahteraan dapat dirasakan secara merata.”Kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, pelaku usaha, dan akademisi sangat mutlak diperlukan demi mewujudkan kedaulatan pangan yang maju dan berkelanjutan,” kata Ponco menekankan.

Dukungan Lintas Sektor

Agenda yang berlangsung dalam suasana guyub ini turut dihadiri oleh Bupati Pemalang Anom Widyantoro beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran jajaran pemerintah daerah menegaskan bahwa inisiatif lokal seperti ini memerlukan payung kebijakan yang suportif.

Baca Juga :  Panglima TNI : Paspampres Adalah Tameng Hidup Bagi Presiden, Wapres dan Tamu Negara

Apresiasi dan dukungan juga datang dari level legislatif nasional hingga daerah. Tampak hadir anggota Komisi IV DPR RI Turino, Fraksi PKS, serta dua anggota DPRD Kabupaten Pemalang dapil 4( empat)., Siswanto( F- Golkar) dan H. Wardoyo ( Fraksi Gerindra). Kehadiran para pemangku kebijakan lintas sektoral ini diharapkan mampu membuka jalan bagi perluasan distribusi inovasi teknologi pertanian dari Pemalang ke skala nasional.

Melalui integrasi teknologi tepat guna dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di P4S, langkah kecil dari Desa Bodeh ini diharapkan mampu mereformasi struktur pertanian di Kabupaten Pemalang, sekaligus menjadi replika ideal bagi ketahanan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam, Camat Bodeh Harinto, Kapolsek Bodeh Iptu Santosa, dan Danramil Bodeh Kapten Teguh Wibowo, Para Kepala Desa di Kabupaten Pemalang, jajaran SKPD dari Kabupaten tetangga, para kelompok Tani dan tamu undangan lainnya. ( Joko Longkeyang).