Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Keren! Siswa SD Asal Boyolali Diakui NASA, Dapat Hadiah Spesial dari Gubernur

Joko Longkeyang
10
×

Keren! Siswa SD Asal Boyolali Diakui NASA, Dapat Hadiah Spesial dari Gubernur

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Emsatunews.co.id — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh anak bangsa di kancah internasional. Seorang siswa sekolah dasar asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, secara resmi mendapatkan pengakuan dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) setelah sukses mendeteksi celah kerentanan pada sistem digital lembaga tersebut.

​Keberhasilan luar biasa ini langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Sebagai bentuk apresiasi atas talenta digital luar biasa tersebut, Gubernur memanggil dan menyerahkan langsung hadiah berupa satu unit laptop kepada sang bocah prestasi di ruang kerjanya pada Rabu (29/7/2026).

Advertisement

​Langkah cepat ini diambil untuk mendukung pengembangan bakat sang anak di bidang teknologi, khususnya coding dan keamanan siber (cyber security).

Bermula dari Ketekunan Otodidak

​Adalah Ibrahim Al Abrar, siswa kelas tingkat dasar dari SD Negeri 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, yang sukses mengharumkan nama Indonesia. Berkat kejeliannya, ia berhasil menemukan celah keamanan jenis broken link hijacking pada sistem yang masuk dalam cakupan Vulnerability Disclosure Policy (VDP) milik NASA.

Baca Juga :  Panen Prestasi di 2024, Petenis Cilik PTPN IV Regional III Antusias Arungi 2025

​Temuan tersebut sangat krusial karena berkaitan dengan tautan media sosial tidak aktif yang berpotensi disalahgunakan untuk phishing atau penipuan. Usai melalui verifikasi ketat oleh tim keamanan NASA, lembaga antariksa bonafide itu akhirnya menerbitkan Letter of Recognition tertanggal 9 Juli 2026 bagi Ibrahim.

​”Kamu register sebagai NASA? Wah hebat dong,” puji Gubernur Ahmad Luthfi saat berdialog hangat dengan Ibrahim.

​Di balik prestasi gemilangnya, Ibrahim mengaku membutuhkan waktu hingga enam hari dengan durasi tiga sampai empat jam per hari di depan komputer untuk memastikan validitas temuannya. Hebatnya lagi, keahlian coding tersebut dipelajarinya secara otodidak melalui internet, video YouTube, komunitas daring, serta dukungan penuh dari orang tuanya yang berprofesi sebagai guru komputer.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Dampingi Gubernur Jateng Tinjau Desa Blendung Yang Terkena Rob

Dukungan Penuh Pemerintah Provinsi

​Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, menyampaikan bahwa pemberian fasilitas penunjang pendidikan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam merawat talenta muda potensial.

​”Mas Ibrahim ini butuh laptop. Maka kami berikan laptop, tas, dan perlengkapan pendidikan. Anak seusia SD sudah mendapat penghargaan dari NASA. Tentu harus kita apresiasi agar nanti berkembang,” ungkap Sadimin.

​Selain diganjar laptop oleh Pemprov Jateng, Ibrahim juga telah mengantongi beasiswa pendidikan lanjutan dari SMP Islam Al Abidin Surakarta. Capaian ini sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan geografis di pedesaan sama sekali bukan halangan bagi generasi muda Indonesia untuk menembus batas dunia dan mendapat pengakuan global.*( Joko Longkeyang).