PEMALANG — Kabupaten Pemalang kembali menjadi magnet bagi para investor global. Kali ini, perusahaan manufaktur garmen berskala internasional asal Jepang, PT Matsuoka Industries Indonesia, secara resmi menyatakan komitmennya untuk menanamkan modal jangka panjang di wilayah tersebut.

Rencana ekspansi besar-besaran ini terungkap dalam agenda permohonan audiensi resmi yang dilayangkan oleh manajemen kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, H. Nurkholes, pada Selasa (4/8/2026). Masuknya raksasa industri ini diproyeksikan menjadi angin segar bagi kebangkitan ekonomi daerah, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja secara masif bagi warga lokal.
Associate General Manager PT Matsuoka Industries Indonesia, Heris Irwan Purnomo, menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil setelah pihaknya melakukan kajian mendalam. Pemalang dinilai memiliki potensi wilayah yang sangat strategis serta iklim investasi yang kondusif dan ramah bisnis.
”Kami melihat Pemalang memiliki daya tarik tersendiri, baik dari segi letak geografis, ketersediaan infrastruktur penunjang, hingga dukungan dari pemerintah daerah. Melalui ekspansi ini, kami berkomitmen untuk tidak hanya membangun fasilitas produksi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Heris saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
Proyeksi Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja
Kehadiran pabrik garmen berstandar global ini diyakini bakal mendongkrak roda perekonomian Kabupaten Pemalang secara signifikan. Dalam pemaparan awalnya, PT Matsuoka Industries Indonesia berencana mengintegrasikan pembangunan fasilitas produksi modern yang ramah lingkungan serta menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka pengangguran serta mengoptimalkan potensi sumber daya manusia di Pemalang. Selain itu, investasi ini juga diharapkan mampu menggeliatkan sektor UMKM dan industri pendukung di sekitar kawasan pabrik.
Untuk memuluskan rencana tersebut, pihak manajemen memohon arahan dan bimbingan langsung dari Plt. Bupati Pemalang beserta jajaran eksekutif. Koordinasi intensif ini mencakup sinkronisasi regulasi perizinan terpadu, kesesuaian tata ruang wilayah, serta dukungan infrastruktur guna memastikan proyek berjalan lancar, aman, dan berkelanjutan.( Joko Longkeyang).















