Pekalongan

Lagi, LSM Pejuang 24 Audensi Kawal Warga Pekalongan Utara , Desak Perbaikan Jalan hingga Pembangunan Jembatan

Avatar
11
×

Lagi, LSM Pejuang 24 Audensi Kawal Warga Pekalongan Utara , Desak Perbaikan Jalan hingga Pembangunan Jembatan

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID,PEKALONGAN – Aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur di wilayah Pekalongan Utara akhirnya disampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. LSM Pejuang 24 bersama sejumlah warga Desa Mulyorejo dan Desa Tegaldowo mendatangi Kantor Bupati Pekalongan, Jumat (21/8/2026).

Audiensi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, didampingi perwakilan DPU TARU serta Dinas Perkim LH.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur, mulai dari jalan rusak, kebutuhan jembatan penghubung hingga rumah pompa.

Sejumlah kabar cukup melegakan pun disampaikan kepada warga. Salah satunya terkait pembangunan jalan rabat beton di sebelah timur Sungai Meduri yang dijanjikan mulai dikerjakan pada bulan ini.
Sementara itu, ruas jalan Karangjompo–Mulyorejo juga disebut telah masuk dalam penganggaran tahun 2026 dan ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu ke depan.
Tak hanya persoalan jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan jembatan penghubung Jeruksari–Mulyorejo.

Baca Juga :  Muslimat NU Pekalongan Solid Dukung Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng 2024

Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyatakan pada tahun ini akan mengalokasikan anggaran untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) terlebih dahulu.
Perkiraan kebutuhan anggaran pembangunan jembatan tersebut mencapai lebih dari Rp10 miliar. Setelah DED selesai, pemerintah akan berupaya mencari sumber pembiayaan, baik melalui APBD Kabupaten Pekalongan, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maupun pemerintah pusat.

Untuk kebutuhan perbaikan jalan secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyebut diperlukan anggaran sekitar Rp350 miliar. Pada tahun 2026, telah dialokasikan sekitar Rp50 hingga Rp60 miliar, sedangkan pada tahun 2027 ditargetkan minimal Rp100 miliar.

Baca Juga :  Polres Pekalongan Amankan 16 balon udara dan 85 Petasan, saat Syawalan.

Selain itu, kebutuhan pembangunan rumah pompa di Desa Tegaldowo juga menjadi perhatian. Pemerintah berencana melakukan pengecekan terlebih dahulu dan menargetkan program tersebut dapat masuk dalam penganggaran tahun 2027 apabila memungkinkan.

Ketua LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso (akrab juga di panggil Silva Hadi), berharap perhatian pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih merata, khususnya bagi wilayah Pekalongan bagian utara.
“Jangan sampai wilayah Pekalongan Utara termarginalkan. Mohon ditengoklah di wilayah utara,” tegas Silva .

Aspirasi warga yang dikawal LSM Pejuang 24 tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas audiensi, melainkan benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.