Pekalongan

Takut Ada Masalah Keluarga, Warga minta bantuan Polisi lewat Call Center 110

Avatar
12
×

Takut Ada Masalah Keluarga, Warga minta bantuan Polisi lewat Call Center 110

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID,PEKALONGAN -Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Pekalongan saat menerima pengaduan masyarakat melalui Call Center 110, Jumat (21/8/2026) sore.

Seorang warga yang mengaku bernama Zayn menghubungi layanan Call Center 110. Ia meminta bantuan petugas untuk diantar menuju Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan.

Saat menghubungi layanan kepolisian, Zayn berada di depan Masjid Kalijoyo, Kecamatan Kajen. Petugas kemudian langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan menghubungi piket Pamapta dan berkoordinasi dengan Polsek Kajen.

Tak butuh waktu lama, petugas dari Polsek Kajen bergerak menuju lokasi. Sesampainya di lokasi, petugas langsung menghampiri pelapor dan menggali informasi terkait kondisi yang dialaminya.

Baca Juga :  Kapolres Sidak Ruang SPKT Polres Pekalongan, Demi Pelayanan Prima.

Dari hasil komunikasi dengan petugas, Zayn menyampaikan bahwa dirinya membutuhkan bantuan untuk diantar ke Desa Bodas karena khawatir terjadi persoalan dalam keluarganya.

Petugas kemudian memberikan bantuan dengan mengantarkan pelapor menuju tempat yang dituju.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H., mengatakan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat.

“Setiap laporan yang masuk melalui Call Center 110 akan kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Dalam kejadian ini, petugas segera berkoordinasi dengan Polsek Kajen dan mendatangi lokasi,” ujar Suwarti.

Baca Juga :  Kerren! Wisata Kuliner Mewah "Reel Band" Resmi Dibuka: Desa Rejosari Tawarkan Sensasi Kuliner Mepet Sawah, Pekalongan Punya Ikon Baru

Menurutnya, layanan Call Center 110 tidak hanya digunakan untuk melaporkan gangguan keamanan maupun tindak pidana. Masyarakat juga dapat memanfaatkannya ketika membutuhkan bantuan kepolisian dalam situasi tertentu.

“Yang terpenting masyarakat tidak ragu menghubungi kepolisian ketika membutuhkan bantuan. Petugas akan melakukan penanganan sesuai situasi di lapangan,” katanya.

Respons cepat tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Dari sebuah panggilan sederhana, petugas bergerak memastikan warga mendapatkan bantuan hingga tiba di tempat tujuan dengan aman. (ozy/rosa)

Rozikin Sanoe