EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES — Lapangan Asri, Bumiayu, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari Kecamatan Bumiayu dan sekitarnya tumpah ruah menyaksikan pembukaan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026, Jumat (28/8/2026) sore.

Antusiasme luar biasa itu menjadi bukti bahwa GBF masih menjadi magnet terbesar pesta rakyat di Brebes Selatan.
Dibuka Wakil Bupati, GBF 2026 Resmi Digelar
Acara tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Brebes Wurja, S.E. Hadir mendampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia/Kadin Kabupaten Brebes H. Indra Kusuma, jajaran pejabat Pemkab Brebes, serta para tokoh masyarakat Bumiayu.
Dalam sambutannya, Wurja memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat.
“GBF bukan sekadar hiburan rakyat. Ini adalah wahana strategis untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, khususnya dalam mempromosikan produk-produk UMKM lokal agar semakin dikenal luas,” tegas Wurja.
Menurutnya, GBF 2026 menjadi momentum penting untuk membangkitkan perekonomian warga dan memberi ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha kecil untuk tumbuh.

165 Stan Dan Hiburan Rakyat Selama Dua Pekan
Ketua Panitia GBF 2026 Edi Riyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perhelatan tahun ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
GBF 2026 akan berlangsung selama dua pekan (16 hari), mulai 28 Agustus hingga 12 September 2026.
Sebanyak 165 stan turut berpartisipasi. Terdiri dari:
1. Stan UMKM: Menampilkan aneka kuliner, kriya, dan komoditas unggulan lokal sebagai upaya meningkatkan roda perekonomian rakyat.
2. Stan Dinas/Instansi: Menyajikan informasi publik dan layanan kepada masyarakat di wilayah Brebes bagian selatan
3. Wahana Taman Hiburan. Menyediakan permainan rakyat yang ramah keluarga
“Keberagaman ini kami hadirkan agar GBF menjadi pusat informasi, promosi, sekaligus hiburan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Edi.
Proyeksi Ratusan Juta Per Hari
Sebagai agenda yang paling dinanti warga Brebes Selatan, GBF terbukti mampu menggerakkan ekonomi secara signifikan.
Panitia memproyeksikan perputaran uang di area pameran mencapai ratusan juta rupiah setiap harinya.
Kemeriahan pembukaan semakin terasa dengan digelarnya hiburan rakyat di panggung utama. Orkes, seni tradisi, hingga pertunjukan komunitas akan ditampilkan untuk mengundang ribuan pengunjung yang dipastikan memadati arena setiap harinya.
GBF 2026 hadir bukan hanya sebagai pesta, tetapi juga sebagai ruang kebanggaan. Ruang bagi UMKM unjuk karya, ruang bagi seni tumbuh, dan ruang bagi masyarakat merayakan kebersamaan dan silaturahmi.***














